Pelajar SMA dan SMK di Semarang Operasikan Bisnis Berbasis Sosial di Sekolah

SEMARANG – Pelajar dari lima SMA dan SMK di Semarang bersaing menunjukkan keterampilan mengelola usaha mikro berbasis sosial dalam kegiatan Regional Student Company Competition 2019 yang diselenggarakan oleh Citi Indonesia (Citibank) melalui payung seluruh kegiatan CSR-nya, Citi Peka (Peduli dan Berkarya), bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) di Restoran Kebon Raja, Minggu (5/5/19).
Dalam kompetisi kewirausahaan ini, para pelajar memaparkan konsep bisnis yang dikembangkan serta memamerkan produk yang dihasilkan sebagai solusi atas sebuah permasalahan sosial.
Adapun kelima sekolah tersebut yakni SMAN 3 Semarang, SMAN 5 Semarang, SMA Karang Turi, SMA Teuku Umar, dan SMKN 9 Semarang.
Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Elvera N. Makki mengatakan, generasi muda perlu diberikan wadah untuk mengasah minat berwirausaha, mengembangkan kreativitas yang dimiliki, sekaligus melatih kepekaan menangkap peluang dari sebuah isu sosial.
Disebutnya, dalam program Perusahaan Siswa (Student Company) ini, para pelajar berkesempatan untuk mengalami secara Iangsung bagaimana mengoperasikan sebuah bisnis. Melalui pembelajaran praktis, mereka dapat memahami tantangan serta risiko bisnis secara konkret.
“Kondisi demikian akan memperkaya wawasan para pelajar dalam mengembangkan strategi bisnis sekaligus menstimulasi insting dalam berwirausaha. lni merupakan wujud komitmen Citi Indonesia untuk memberikan kesempatan ekonomi yang lebih luas bagi generasi muda atau kami sebut youth economic opportunities serta mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama yang diinisiasi oleh generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner mengemukakan, selama Iima tahun, kemitraan antara PJI dengan Citibank telah sukses memberikan manfaat melalui edukasi kewirausahaan kepada Iebih dari 46.000 siswa-siswi dari 137 SMA dan SMK di Indonesia.
“Melalui inisiatif ini, PJI dan Citibank berupaya membuka jalan bagi para pelajar untuk mengeksplorasi dan mengoptimalkan kemampuan berwirausaha sekaligus menanamkan nilai pentingnya membangun sebuah bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” katanya.
Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi ’Youth Sociopreneurship Initiative’ yang didukung pendanaan dari Citi Foundation. Melalui program ini, para pelajar dibina untuk mendirikan dan mengoperasikan sebuah perusahaan (Student Company) di sekolah.
Hal ini termasuk menciptakan ide produk, merencanakan strategi bisnis, melakukan penjualan produk, hingga Iikuidasi perusahaan. Selama periode program, para pelajar juga akan mendapatkan pendampingan bisnis secara intensif dari mentor PJI dan kawawan Citibank yang tergabung dalam Citi Volunteers.
Dzulfikar, siswa SMKN 9 Semarang yang menjadi President Director Garuda Masa Depan SC mengatakan, ia mampu mendapatkan wawasan baru mengenai wirausaha dari program Student Company tersebut.
“Membuat bisnis yang menguntungkan sudah biasa, tetapi yang bisa menghasilkan profit sekaligus bermanfaat itu luar biasa. Selain produk yang menjawab permasalahan, kami juga memiliki kegiatan corporate social responsibility sebagai bentuk keseimbangan antara keuntungan yang diraih dengan kontribusi sosial yang diberikan. Terima kasih PJI dan Citibank atas pengalaman dan motivasi yang diberikan,” tandasnya.
Sementara itu, kelima sekolah bersaing memperebutkan gelar ‘The Best Student Company In Semamng’ dalam kompetisi ini. Satu sekolah terbaik akan mewakili Jawa Tengah untuk bersaing dengan sekolah-sekolah dari regional lainnya daIam kompetisi bisnis tingkat nasional, Indonesia Student Company Competition 2019, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Agustus mendatang. (ZP/05)
