BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyakita Aman, Warga Diminta Tak Panik

0
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah Sri Muniati mengatakan kondisi stok pangan di wilayah Jawa Tengah juga sangat mencukupi. Hal itu disampaikan usai mengikuti rapat bersama Gubernur Jawa Tengah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah di Semarang. Foto : Dok.Bulog/zonapasar.com

 

 

ZONAPASAR.COM, SEMARANG – Perum BULOG memastikan ketersediaan stok pangan pokok nasional maupun di Jawa Tengah dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan menjelang hari besar keagamaan maupun di tengah dinamika situasi global.

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikuasai BULOG mencapai 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat seiring masa panen dan kegiatan penyerapan gabah serta beras di berbagai daerah.

“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya.

Ia menambahkan ketersediaan minyak goreng juga tetap terjaga melalui dukungan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan. Kebijakan tersebut menetapkan alokasi sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan untuk memperkuat pasokan di masyarakat.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah Sri Muniati mengatakan kondisi stok pangan di wilayah Jawa Tengah juga sangat mencukupi. Hal itu disampaikan usai mengikuti rapat bersama Gubernur Jawa Tengah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah di Semarang.

“Dalam rapat tersebut kami melaporkan bahwa stok yang dikuasai BULOG di Jawa Tengah sangat cukup, baik untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Minyakita, maupun komoditas lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan total stok beras yang saat ini dikuasai BULOG Jawa Tengah mencapai 365.701 ton setara beras. Stok tersebut terdiri dari cadangan pemerintah dan stok komersial yang terus bertambah melalui kegiatan penyerapan hasil panen petani.

“Penyerapan hasil panen di Jawa Tengah saat ini rata-rata mencapai sekitar 3.000 ton setara beras per hari. Dengan panen yang masih berlangsung, jumlah stok diproyeksikan akan terus meningkat,” jelasnya.

Selain beras, BULOG Jawa Tengah juga memiliki stok jagung hampir 10.000 ton. Penyerapan komoditas tersebut masih terus dilakukan sambil menunggu instruksi penyaluran dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Untuk komoditas minyak goreng Minyakita, realisasi penyerapan di Jawa Tengah telah mencapai 6.518 kiloliter atau sekitar 93 persen dari kuota 7.001 kiloliter. Penyaluran dilakukan melalui 1.595 pengecer yang terdiri dari 670 pengecer di pasar tradisional dan 925 pengecer di luar pasar.

Seluruh pengecer diwajibkan menjual Minyakita sesuai harga eceran tertinggi sebesar Rp15.700 per liter. Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, BULOG juga memastikan kejadian banjir di beberapa wilayah Jawa Tengah tidak berdampak signifikan terhadap ketersediaan stok pangan di gudang. BULOG bahkan telah menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah untuk kebutuhan tanggap darurat bencana di daerah terdampak.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” pungkasnya.(nan)

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights