Setelah 18 Tahun, Kota Tegal Miliki RS Swasta Baru Perkuat Layanan Kesehatan

TEGAL – Setelah hampir dua dekade tanpa penambahan rumah sakit swasta, Kota Tegal akhirnya memiliki fasilitas kesehatan baru. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal, Selasa (21/7/2026), yang diharapkan menjadi penguat layanan kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan bagi masyarakat di kawasan Pantura Barat.
Peresmian rumah sakit tersebut menjadi penanda masuknya investasi baru di sektor kesehatan yang dinilai strategis, mengingat Kota Tegal selama ini menjadi daerah rujukan bagi masyarakat dari Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, hingga Cirebon.
Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi kepada PT Ati Sri Subekti Sehat yang telah berinvestasi membangun rumah sakit tersebut. Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan bukan sekadar investasi bisnis, melainkan bagian dari upaya memenuhi hak dasar masyarakat.
“Sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Terima kasih karena telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Luthfi, yang meminpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat layanan kesehatan hingga tingkat desa melalui Program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Program tersebut telah menjangkau sekitar 1.100 desa dan memberikan layanan kesehatan gratis kepada hampir sembilan juta masyarakat, terutama kelompok miskin ekstrem.
Menurut Luthfi, kehadiran Rumah Sakit Harapan Sehat akan memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di Jawa Tengah, mulai dari penambahan fasilitas, tenaga kesehatan, hingga dokter spesialis yang selama ini masih sulit dijangkau masyarakat pedesaan.
“Selama ini masyarakat desa banyak yang belum tersentuh dokter spesialis. Karena itu, keberadaan rumah sakit ini akan menambah fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, tenaga medis, dan dokter,” ujarnya.
Direktur Rumah Sakit Harapan Sehat Kota Tegal, Husen Al Rasyid, mengatakan rumah sakit tipe C tersebut hadir dengan komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan profesional.
Pada tahap awal, rumah sakit menyediakan layanan poliklinik kandungan, anak, penyakit dalam, bedah, dan umum. Selain itu tersedia Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, instalasi bedah sentral, kamar bersalin, kamar bayi, layanan rawat inap, intensive care unit (ICU), serta layanan penunjang seperti laboratorium, radiologi, farmasi, dan gizi.
“Seluruh pelayanan didukung tenaga kesehatan yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai sehingga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, CEO Rumah Sakit Harapan Sehat, Muhadi Setia Budi, mengungkapkan pembangunan rumah sakit tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Kota Tegal sebagai kawasan rujukan regional.
Ia menyebut, Rumah Sakit Harapan Sehat merupakan rumah sakit keenam yang dibangun oleh perusahaannya sekaligus menjadi rumah sakit swasta baru pertama di Kota Tegal dalam kurun sekitar 18 tahun, sejak berdirinya Rumah Sakit Mitra Keluarga pada 2008.
“Kami berharap Rumah Sakit Harapan Sehat menjadi pilihan masyarakat serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik,” ujar Muhadi.
Pembangunan rumah sakit itu memakan waktu sekitar dua setengah tahun, mulai dari pembebasan lahan hingga konstruksi.
Kehadirannya diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Kota Tegal dan sekitarnya, tetapi juga mendukung pemerataan akses layanan kesehatan di Jawa Tengah, terutama di wilayah Pantura Barat.*
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.