SP PLN Kukuhkan DPD UID Yogyakarta, Dorong Organisasi Makin Solid dan Harmonis

Yogyakarta – Agenda pembukaan Forum Advokasi Nasional (FAN) Batch I di PLN UID Yogyakarta pada 19 Agustus 2026 turut diwarnai dengan momen bersejarah bagi kepengurusan serikat pekerja di tingkat wilayah. Di hadapan puluhan peserta forum, Serikat Pekerja PT PLN (Persero) secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Puncak dari rangkaian pengukuhan tersebut adalah pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SP PLN UID Yogyakarta. Dalam prosesi yang khidmat ini, Ketua Umum SP PLN, M. Abrar Ali, secara simbolis menyematkan Bendera SP PLN kepada Novi Haryo Kusumo yang dipercaya sebagai Ketua DPD SP PLN UID Yogyakarta yang baru.

Selain pengurus DPD, acara ini juga menjadi panggung pengukuhan bagi jajaran Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di lingkungan UID Yogyakarta. Pengukuhan ini diharapkan mampu memperkuat akar organisasi hingga ke tingkat unit pelaksana di lapangan sehingga pelayanan kepada anggota semakin maksimal.

Adapun jajaran Ketua DPC yang dikukuhkan meliputi Ketua DPC SP PLN Kantor UID, Ketua DPC SP PLN UP3 Sedayu, Ketua DPC SP PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari yang dijabat oleh Galih Gratio, serta Ketua DPC SP PLN UP3 Sleman yang diemban oleh M. R. Priandanis.

General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, yang turut hadir dan menyaksikan prosesi tersebut, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia memuji proses pemilihan pengurus DPC dan DPD yang telah mengedepankan asas musyawarah mufakat secara damai.

“Proses pemilihan yang damai ini sangat sejalan dengan filosofi dan budaya Jogja yang ‘Berhati Nyaman’. Ini membuktikan bahwa insan SP PLN di Yogyakarta memiliki tingkat kedewasaan berorganisasi yang luar biasa,” puji Deri dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Deri melaporkan pembaruan struktur operasional UID Yogyakarta yang kini tampil lebih ramping dengan keberadaan tiga UP3, yakni Sleman, Sedayu, serta Yogyakarta dan Wonosari. Struktur baru ini mengusung konsep dua layer tanpa Unit Layanan Pelanggan (ULP), yang menuntut adaptasi dan sinergi yang lebih erat dengan serikat pekerja.

Ketua Umum SP PLN, M. Abrar Ali, dalam kesempatannya turut memberikan selamat atas terbentuknya kepengurusan yang baru. Ia mengapresiasi manajemen PLN UID Yogyakarta di bawah pimpinan Deri Prasetio Utomo yang terus mendukung iklim berorganisasi yang sehat.

“Kehadiran manajemen baru dan kepengurusan yang dinakhodai oleh Mas Novi ini membawa harapan besar. Kita ingin organisasi ini tampil semakin solid, bersinar, dan mampu menjadi pendorong utama bagi perusahaan untuk melampaui target kinerja,” harap Abrar.

Abrar juga menekankan agar kepengurusan yang baru dilantik dapat terus mengedepankan jalur komunikasi yang elegan dalam setiap penyelesaian masalah. Kolaborasi antara DPD, DPC, dan manajemen harus menjadi garda terdepan untuk memastikan kesejahteraan pekerja sekaligus kejayaan perusahaan tanpa harus selalu berujung ke meja pengadilan.***

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

Verified by MonsterInsights