Trafik Data Jateng-DIY Naik 10,4 Persen, Topang Kinerja Positif Indosat

Semarang – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) mencatat kinerja positif sepanjang semester pertama 2026 dengan membukukan pertumbuhan dua digit pada pendapatan dan laba operasional. Di saat yang sama, Region Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menjadi salah satu kontributor utama operasional nasional dengan mencatat pertumbuhan trafik data sebesar 10,4 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Secara nasional, hingga 30 Juni 2026 Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun atau meningkat 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. EBITDA tumbuh 14 persen menjadi Rp14,6 triliun dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dinormalisasi melonjak 49,2 persen menjadi Rp3,2 triliun.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan transformasi berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi pendorong utama pertumbuhan perusahaan.

“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami,” ujar Vikram.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut semakin memperkuat keyakinan perusahaan untuk mengakselerasi fase transformasi berikutnya melalui penguatan kapabilitas AI sekaligus membangun ekosistem AI di Indonesia.

Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, Indosat mempertahankan posisinya sebagai region dengan basis pelanggan terbesar di Indonesia. Tingginya aktivitas digital masyarakat sepanjang semester pertama 2026 turut mendorong pertumbuhan trafik data sebesar 10,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kinerja tersebut didukung oleh penguatan infrastruktur jaringan yang kini ditopang hampir 28.000 BTS 4G dan lebih dari 830 BTS 5G yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah dan DIY. Pengembangan jaringan ini menjadi fondasi untuk menghadirkan layanan digital yang semakin cepat, stabil, dan andal bagi pelanggan.

Selain memperkuat jaringan, Indosat juga menjalankan program “Desa Terkoneksi” sebagai bagian dari strategi mendekatkan layanan kepada masyarakat. Melalui misi “Lebih Baik Indosat”, perusahaan melakukan blusukan ke 300 desa di Jawa Tengah dan DIY untuk memperluas akses digital hingga ke pelosok.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan konektivitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui edukasi digital secara berkelanjutan serta pemberdayaan outlet-outlet di desa agar mampu berkembang bersama ekosistem digital. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan transformasi digital sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Secara nasional, pemanfaatan AI juga semakin terintegrasi dalam layanan Indosat melalui berbagai fitur seperti Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, dan Adobe Express. Berkat peningkatan kualitas pengalaman pelanggan tersebut, trafik data nasional meningkat 19,9 persen YoY, sementara Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3 persen menjadi Rp46 ribu. Jumlah pelanggan seluler Indosat pun tetap kuat di angka 93,4 juta.

Untuk menopang pertumbuhan jangka panjang, Indosat terus berinvestasi pada pengembangan AI Cloud, memperluas layanan Indosat5G, serta memperkuat ekosistem AI di Indonesia. Perseroan juga terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan, mulai dari pengurangan emisi karbon melalui optimalisasi jaringan berbasis AI hingga pengembangan talenta digital yang ditargetkan mencetak satu juta talenta digital dan 100 ribu wirausaha berbasis AI hingga 2029.***

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

Verified by MonsterInsights