Ekonomi Bisnis25 Tabung LPG 3 Kg Bersubsidi Ditemukan Menumpuk di...

25 Tabung LPG 3 Kg Bersubsidi Ditemukan Menumpuk di Rumah Makan di Semarang

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG- Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Region Jateng dan DIY kembali melakukan inspeksi di Kota Semarang bersama Polrestabes, Pemkot Semarang, LP2K (Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen) serta Hiswana DPC Semarang. Hasilnya,4 Rumah Makan dan 2 Industri yang dikunjungi masih memiliki LPG 3 kg.

Tim Monitoring LPG kali ini mengunjungi 4 Rumah Makan yaitu RM Padang “Cipta Baru” Ngaliyan memakai 6 tabung LPG 3kg untuk memasak di dapur. Kemudian, RM Sampurna Jl Mangkang yang pada kunjungan kedua ini telah sebagian beralih ke LPG 12 Kg namun masih ada 2 tabung LPG 3Kg subisidi yang digunakan untuk memasak, begitu juga dengan RM.Sate Kambing Pak Sri Sidomulyo Jl. WR. Supratman ditemukan 9 tabung LPG 3 Kg. Jumlah LPG 3Kg terbanyak ditemukan di RM 828 Gulai Kepala Ikan dan Seafood, RM ini seluruh aktivitas memasaknya menggunakan LPG 3kg dan ditemukan 25 tabung LPG subsidi yang menumpuk di Gudang RM.

Industri Makanan di Semarang yang seharusnya sudah menggunakan LPG Non Subsidi, pada inspeksi kali ini dua Industri ditemukan masih gunakan LPG 3 Kg. Padahal pada inspeksi bulan Januari 2018, mereka telah mendapat teguran dari Tim Monitoring untuk beralih sepenuhnya ke LPG Non Subsidi. Dua industri tersebut adalah Industri Roti Antasari yang ditemukan 4 tabung LPG 3Kg dan Industri Rambak H. Ali Yahya yang masih menyimpan 13 Tabung LPG 3Kg

“Para Pelaku usaha ini mengaku bisa banyak mendapatkan LPG 3 KG dari Pengecer atau warung-warung, bukan dari agen atau pangkalan resmi Pertamina , jadi ini dapat menjawab isu kelangkaan di lapangan ternyata bukan karena kurang dropping atau kuota, tetapi kuota bagi RTM (Ruumah tangga miskin) dan usaha mikro dipakai oleh pelaku industri dan RM makan yang seharusnya tidak berhak memakai LPG subsidi” ungkap Margono selaku wakil dari LP2K Semarang, Kamis (23/8).

Sementara itu, Iptu Priantino Utomo dari Polrestabes Semarang, mengatakan Porestabes akan melakukan pembinaan dan monitoring terhadap penggunaan elpiji bersubsidi di rumah makan di Kota Semarang agar elpiji 3 kg digunakan secara tepat sasaran. Hal itu dilakukan agar masyarakat kurang mampu yang berhak menggunakan elpiji bersubsidi tidak kesulitan saat membutuhkan.

Unit Region Manager Comm. & CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah mengawal distribusi LPG 3 Kg agar tepat sasaran. Sebagai entitas bisnis yang bertugas sebagai operator dalam pendistribusian LPG, Andar mengatakan bahwa pihaknya memang tidak memiliki wewenang dalam menertibkan penyalahgunaan produk subsidi namun upaya yang dilakukan merupakan dukungan atas program pemerintah.

Perlu diketahui bersama bahwa Pasal 3 ayat (1) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 Tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram(“Perpres 104/2007”) yang berbunyi: Penyediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 Kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha mikro dimana definisi usaha mikro adalah usaha yang memiliki omset maksimal Rp. 1 juta/ hari. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata Operasikan BTS USO di Kawasan Timur Indonesia

JAKARTA- PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus membangun infrastruktur jaringan 4G ke berbagai wilayah terpencil di Kawasan Timur...

Mengenal Lebih Dekat GM Patra Semarang Hotel & Convention

SEMARANG - Pria kelahiran Sidoarjo Jawa Timur ini mengawali karirnya sebagai seorang Pengajar, namun sejak tahun 1993 memutuskan...

Pertamina Tanam 5000 Mangrove

CILACAP– Integrated Terminal Cilacap yang merupakan unit operasi dari Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, kembali melakukan...

Griya Riset Indonesia Siapkan Generasi Unggul Melalui Riset dan Kepenulisan

SEMARANG - Griya Riset Indonesia (GRI) hadir sebagai wadah yang membangun mental dan nalar ilmiah generasi muda yang memiliki...
- Advertisement -spot_imgspot_img

BMW Astra Card, Keanggotaan Ekslusif dengan Berbagai Manfaat

JAKARTA - Sebagai bentuk layanan menyeluruh dari BMW Astra untuk para pelanggan, BMW Astra memberikan BMW Astra Card untuk...

Reformasi Struktural Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Ekonomi

JAKARTA – UOB Indonesia memproyeksikan, perekonomian Indonesia akan tumbuh setidaknya lima persen pada tahun 2022. Hal ini seiring dengan...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda