Tak Berkembang, Pengusaha Minta Industri Jamu Dibina Kementrian Perindustrian

0
Ketua Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Jamu, Dr Charles Saerang/istimewa.

SEMARANG – Industri jamu di Indonesia akhir-akhir ini lesu, terutama sejak di bawah pengawasan Kemenkes.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Jamu, Dr Charles Saerang.

“Sebab, industri jamu  disamakan  industri farmasi yang pengawasannya ketat,” tuturnya, Jumat (30/8/19).

Regulasi yang ketat membuat para pelaku industri jamu kesulitan memperoleh bahan baku.

Padahal, tambahnya, industri jamu tidak hanya soal pengobatan tradisional. Melainkan juga,  kecantikan, spa, kosmetik, budaya hingga pariwisata.

Charles mengusulkan agar industri jamu dibina dan diawasi kementrian perindustrian.

“Kalau di bawah kementerian perindustrian,  industri jamu dapat dicantumkan sebagai industri berbasis argo yang diprioritaskan,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap industri jamu dari luar negeri juga diperketat. Sehingga, industri jamu dalam negeri bisa berkembang dengan baik. (ZP/07)

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights