Honda Jateng Optimis Penjualan Sepeda Motor 2022 Mengalami Kenaikan Signifikan

SEMARANG – Astra Motor Jateng optimistis penjualan sepeda motor Honda di tahun 2022 akan mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Wilayah Astra Motor Jateng, Ronaldo Widjaja yakin penjualan sepeda motor Honda di Jateng akan pulih di tahun 2022 dengan pandemi Covid-19 yang sudah melandai.
Ia yakin target penjualan sepeda motor di wilayah Jateng akan naik cukup signifikan tahun depan dengan melihat trend tahun 2021 yang sudah mulai recovery hingga 80 persen.
“Tahun 2020 kita memang sedikit terkoreksi karena pandemi, namun di tahun 2021 trendnya sudah membaik meskipun belum 100 persen. Harapannya 2022 kembali seperti 2019. Kita prediksi pasarnya bertumbuh,” katanya Selasa (14/12).
Dia mengatakan, daya beli masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Jateng cukup baik dengan melihat permintaan sepeda motor yang kembali naik.
“Ekonomi kerakyatan di Jateng cukup baik, di mana hingga sekarang mampu mendongkrak recovery hingga 80 persen. Artinya trend masyarakat membeli sepeda motor cukup baik,” jelasnya.
Ia menyebutkan, penjualan sepeda motor Honda masih didominasi jenis matic. Pasar terbesar masih dengan Beat, kemudian disusul Scoopy, Vario, PCX hingga ADV.
Setiap bulannya, tidak kurang dari 40.000 sepeda motor Honda terjual dengan berbagai tipe tersebut.
“Di Jateng market share kita masih 90 persen. Rata-rata perbulan masih bisa menjual 40.000 motor di Jateng. Dan Honda Beat paling mendominasi kisaran 20 persen,” ungkapnya.
Ia berharap di tahun 2022 tidak ada lagi gelombang Covid-19 ke tiga kalinya, sehingga mampu mendongkrak penjualan yang signifikan.
“Kita bersama-sama dengan seluruh masyarakat menjaga jangan sampai ada Covid-19 gelombang tiga, yang berakibat ada PPKM lagi. Dan tentunya hal itu pasti akan berat lagi,” pungkasnya.
