Wagub Taj Yasin Ajak Maksimalkan Porprov untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapannya dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVII tahun 2026. Momen tersebut diharapkan memiliki daya ungkit bagi perekonomian masyarakat Jateng, khususnya tuan rumah penyelenggaraan di wilayah Semarang Raya.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, usai Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Jawa Tengah Tahun 2026, dengan tema “Sukses Porprov 2026 Menuju Peningkatan Prestasi PON 2028”, di Hotel Grasia Semarang, Sabtu, 4 April 2026.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengatakan, Porprov menjadi momen untuk merangkul UMKM, pengusaha dan pedagang, di lokasi tuan rumah penyelenggaraan. Menurutnya, olahraga tidak mungkin tanpa penonton atau tim hore. Di tengah isu ekonomi yang dibebani perang Iran – Israel, Porprov harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini adalah momen untuk merangkul UMKM, untuk pedagang-pedagang atau pengusaha, momen untuk merangkul UMKM, yang ada di tuan rumah menjadi tumbuh, itu harapannya. Sehingga nanti bisa menambah pendapatan daerah,” ujar Gus Yasin.

Terkait imbauan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah, Gus Yasin mengatakan, pembahasan keuangan untuk pelaksanaan Porprov sudah dibahas dalam anggaran 2024. Sehingga, dengan alokasi yang ada, tinggal dimaksimalkan, karena sudah ada kesepakatan.

“Untuk Porprov ini kita sudah membahas di tahun 2024, jadi keuangan yang sudah dikelola oleh KONI, baik itu dari APBD maupun dari keuangan-keuangan yang lainnya itu dimaksimalkan saja,” imbuhnya.

Dalam arahannya, Gus Yasin memberikan semangat kepada para pengurus cabang olahraga tingkat provinsi dan pengurus KONI kabupaten/kota yang hadir. Terutama, pelaksanaan Rakerda adalah dalam rangka mempersiapkan kesiapan Porprov 2026 dan menuju sukses PON 2028.

“Raker ini adalah ajang sharing, dan bagian menyusun strategi yang akan menjadi pintu masuk mencari prestasi atlet, bibit dan potensi untuk menorehkan juara pada PON 2028,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jateng, Sudjarwanto Dwiatmoko mengatakan, Rakerprov membahas secara teknis penyelenggaraan Porprov 2026. Agenda yang akan dibahas antara lain penentuan hari H, cabang olahraga, dan kelas yang akan dipertandingkan.

Selain itu Rekerprov juga membahas tuan rumah Porprov 2030. Hingga saat ini ada dua daerah yang menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah, yaitu Karesidenan Kedu dan Pekalongan.

“Saat ini sudah dalam penilaian, penapisan, dan seterusnya, dan hari ini nanti akan disepakati dan kita juga akan meminta siapapun wilayah manapun yang terpilih untuk menjadi ketua rumah Porprov ke-18 tahun 2030 untuk menyampaikan garis besar kesiapannya,” ujarnya.

Disinggung kesiapan Semarang Raya menjadi tuan rumah Porprov 2026, Sudjarwanto mengatakan, kesiapannya sudah cukup baik. Pembagian tugas masing-masing daerah di Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal dan Demak juga sudah sama-sama sepakat. Venue-nya sudah siap rancangannya masing-masing juga sudah siap.

“Hari ini kita mendeklarasikan kesiapan itu sekaligus memastikan timeline-nya,” pungkasnya.*

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights