Kejati Jateng Semarakkan Harlah Kejaksaan ke-81 dengan Beragam Lomba Olahraga

SEMARANG – Dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menggelar Pekan Olahraga (POR) di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Senin (31/8).

Kegiatan tersebut diikuti Wakajati Jateng, Waito Wongateleng, SH, MH, jajaran Pejabat Utama, seluruh pegawai Kejati Jateng, serta jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang. Berbagai kegiatan olahraga dan permainan digelar untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarinsan Adhyaksa.

Kepala Kejati (Kajati) Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH mengatakan, POR tidak sekadar menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan dan mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun sportivitas, kekompakan, dan kerja sama tim.

“Semangat, sportivitas, dan kerja sama tim menjadi tujuan dan harapan bersama dari penyelenggaraan POR ini,” kata Teguh di Kota Semarang, Senin (31/8).

Menurutnya, nilai-nilai yang dibangun melalui olahraga memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai aparat penegak hukum. Sportivitas mengajarkan kejujuran dan sikap fair play, sedangkan kerja sama tim menjadi modal penting dalam menjalankan tugas secara profesional.

“Sehingga sportivitas serta kerja sama dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.

Dalam POR tersebut, sejumlah cabang olahraga dan permainan diperlombakan. Di antaranya senam bersama, joget bola, dan tarik tambang. Beragam perlombaan itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Teguh menambahkan, kegiatan olahraga juga menjadi momentum bagi jajaran Kejati Jateng untuk sejenak melepas penat dari rutinitas pekerjaan yang padat. Dengan suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan, hubungan antarpersonel diharapkan semakin solid.

Ia menegaskan, institusi yang kuat membutuhkan insan Adhyaksa yang tidak hanya memiliki kecerdasan dan integritas dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang sehat serta mental yang tangguh.

“Institusi yang kuat membutuhkan insan Adhyaksa yang tidak hanya cerdas dan berintegritas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tubuh yang sehat dan jiwa yang tangguh,” tegas Teguh.

Menurutnya, olahraga mengajarkan sejumlah nilai yang sangat relevan dengan pelaksanaan tugas di lingkungan Kejaksaan, mulai dari kejujuran, disiplin, kerja sama tim hingga semangat pantang menyerah.

Karena itu, POR diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangkaian Harlah Kejaksaan ke-81. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas internal dan membangun semangat baru bagi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan serta pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai pelepasan burung merpati dan balon warna-warni sebagai simbol harapan. Pelepasan tersebut menjadi pesan optimisme agar Kejaksaan terus berkembang, semakin dekat dengan masyarakat, serta semakin kuat dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Melalui semangat olahraga dan kebersamaan, jajaran Kejati Jateng diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, dengan tetap menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.***

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

Verified by MonsterInsights