10 Tokoh Politik hingga Pebisnis Raih The Best Indonesian Leader Award 2026

SEMARANG – Forum Peduli Prestasi Bangsa (FPPB) menganugerahkan The Best Indonesian Leader Award 2026 kepada 10 tokoh dari berbagai bidang. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, prestasi, serta kontribusi nyata para tokoh bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Malam penganugerahan berlangsung di Wisma Perdamaian, Semarang, Jumat (9/10/2026). Para penerima penghargaan berasal dari berbagai bidang, mulai dari politik, pemerintahan daerah, ekonomi dan bisnis, penegakan hukum, hingga ekonomi kreatif.
Ketua FPPB, Adi Kusnadi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah menunjukkan pengabdian dan menghasilkan karya nyata di bidang masing-masing.
“Penghargaan ini kami selenggarakan sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi signifikan di bidangnya masing-masing. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi masyarakat luas,” ujar Adi.
Menurutnya, para penerima penghargaan dipilih berdasarkan rekam jejak, dedikasi, serta dampak positif yang diberikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut mengapresiasi konsistensi FPPB yang sejak 2010 memberikan ruang apresiasi bagi para tokoh berprestasi.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah, Harso Susilo, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa tantangan kepemimpinan saat ini semakin kompleks. Karena itu, diperlukan pemimpin yang mampu membaca persoalan, berani mengambil keputusan, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi apresiasi, tetapi juga penyemangat untuk melahirkan inisiatif-inisiatif baru sekaligus inspirasi bagi para pemimpin di Jawa Tengah maupun Indonesia,” kata Ahmad Luthfi.
Dia juga mengingatkan bahwa penghargaan bukan sekadar pengakuan atas pencapaian, melainkan membawa tanggung jawab untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
“Penghargaan harus menjadi dorongan untuk terus berbuat lebih baik. Pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti setelah menerima apresiasi, tetapi harus terus ditingkatkan melalui kerja nyata,” demikian pesan Ahmad Luthfi dalam sambutannya.
Salah satu penerima penghargaan, Iskandar Zulkarnain, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, menyampaikan apresiasi kepada FPPB atas penyelenggaraan ajang tersebut.
Menurut Iskandar, penghargaan bagi individu yang memiliki prestasi dan dedikasi dapat mendorong semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengingat bagi kami untuk terus menjalankan amanah dengan baik. Yang terpenting adalah bagaimana prestasi dan pengabdian tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi Partai Golkar, Pamor Wicaksono, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Dia berharap apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, saya berupaya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dengan sebaik-baiknya,” kata Pamor.
Selama sekitar 26 tahun berkecimpung di dunia politik, Pamor menilai pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian masih menjadi perhatian penting di Kabupaten Brebes.
Menurutnya, pembangunan daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Di bidang penegakan hukum, Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Ungaran, Kabupaten Semarang, M. Sofyan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan pengabdian dan profesionalisme.
Sofyan menyoroti persoalan pertanahan atau agraria yang masih menjadi tantangan bagi masyarakat. Menurutnya, kompleksitas prosedur administrasi dan regulasi pertanahan membutuhkan penanganan yang tepat agar masyarakat memperoleh kepastian hukum dan keadilan.
“Penegakan hukum harus mengedepankan profesionalisme, kepastian hukum, dan pendekatan yang humanis. Kami berharap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan berkeadilan,” ujar Sofyan.
Adapun penerima The Best Indonesian Leader Award 2026 berasal dari sejumlah bidang.
Di bidang politik, penghargaan diberikan kepada Firman Soebagyo, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar; Iskandar Zulkarnain, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Gerindra; Pamor Wicaksono, anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi Partai Golkar; Hepi Priyanto, anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Partai Golkar; Nur Azmi Wicaksono, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang; serta Sudarsono, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Pemalang.
Di bidang inovasi pemerintahan daerah, penghargaan diberikan kepada Nurkholes selaku Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang.
Sementara itu, Mindo Herbert Sitorus, CEO PT Pelabuhan Rembang Kencana, menerima penghargaan di bidang ekonomi dan bisnis. Di bidang penegakan hukum, penghargaan diberikan kepada M. Sofyan, Ketua DPC PERADI Ungaran, Kabupaten Semarang.
Adapun Bayu Ramli, pemilik BR Ready To Wear, menerima penghargaan di bidang ekonomi kreatif.
Melalui penganugerahan ini, FPPB berharap para penerima penghargaan terus berkarya, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah serta bangsa.***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.