Aman Santosa Jabat Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso (kanan) saat melantik Aman Santosa menjadi Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Jumat (16/11).

SEMARANG- Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, resmi melantik Aman Santosa menjadi Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Jumat (16/11) di Kantor OJK Regional 3 Jateng-DIY, Semarang.

Pelantikan Aman Santosa bersamaan dilakukannya serah terima jabatan (Sertijab) dari Bambang Kiswono kepada Aman Santosa.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santosa mengemukakan, dipilihnya Aman Santosa merupakan yang terbaik agar bisa berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan di Jateng melalui sinergi dengan pemangku kepentingan di Jateng dan stakeholder terkait.

“Adanya OJK di Jateng ini semoga dapat dirasakan denyutnya dan manfaatnya oleh masyarakat Jateng secara keseluruhan, itu harapan terhadap kepala OJK yang baru,” ujarnya.

Dia pun mendorong kepala OJK yang baru tersebut agar meningkatkan edukasi terkait instrumen keuangan mengingat saat ini banyak instrumen keuangan yang membuat masyarakat bingung.

“Edukasi sangat penting karena marak instrumen keuangan di masyarakat dimana masyarakat enggak paham. Di sini OJK berada digaris terdepan untuk melakukan berbagai edukasi dan sinergi dengan berbagai lembaga, sehingga masyarakat bisa tahu produk yang layak bagi mereka dan tahu resiko dan konsekuensinya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 3 Jateng- DIY yang baru Aman Santosa bertekad penuh meneruskan sejumlah program dan kebijakan yang telah ditetapkan di Kantor OJK Jateng-DIY.

Menurutnya apa yang telah dilakukan sebelumnya dalam kepemimpinan Bambang Kiswono sudah sangat bagus sehingga perlu ditingkatkan agar semakin baik.

“Yang terpikir ke depan ada tiga kelompok besar, pertama melanjutkan pengawasan dan memastikan apa yang sudah dilakukan teman-teman OJK Jateng-DIY ini bahwa OJK Jateng-DIY tetap sehat. Kedua bisa memberikan kontribusi yang lebih terhadap pembangunan di jateng. Dan ketiga terkait literasi keuangan di Jateng-DIY masih ada ruang untuk ditingkatkan sehingga menjadi program prioritas,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here