APRI Ajak Nelayan Lakukan Budidaya Rajungan

Sekretaris APRI, Bambang Arif Nugraha saat memberi keterangan kepada media, Rabu (3/10).

SEMARANG- Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI) mengajak para nelayan melakukan budidaya rajungan. Pasalnya, di Jawa Tengah khususnya bagian utara merupakan habitat yang cocok bagi rajungan.

Sekretaris APRI, Bambang Arif Nugraha mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pilot project mengenai budidaya rajungan di Kabupaten Jepara. Diharapkan, dengan budidaya rajungan nelayan bisa beralih menjadi pembudidaya rajungan yang terampil.

“Kami sedang melakukan pilot project di Jepara mengenai budidaya rajungan. Pembudidaya rajungan di Jepara memang baru 61 orang. Diharapkan lebih banyak lagi nelayan yang berubah profesi menjadi pembudidaya rajungan,” ujarnya, Rabu (3/10).

Kendati demikian, budidaya rajungan di Jateng memiliki beberapa kendala seperti kanibalisme. Pasalnya, rajungan memiliki sifat kanibal sehingga sering memakan temannya sendiri.

Selian itu, salah satu kendala terbesar lain adalah masalah pakan. Sebab, pakan rajungan sangat renik beda dengan udang, sehingga sampai sekarang belum ada pabrik yang membuatnya.

“Kendala terbesar kami untuk budidaya rajungan yakni masalah pakan, belum ada satu perusahaan pun di Indonesia yang membuat pakan khusus untuk rajungan,” ujarnya.

Disisi lain lanjut dia, untuk proses pengembangbiakan rajungan cukup mudah asalkan dekat dengan pohon bakau.

Dijelaskan saat ini ada 90.000 nelayan rajungan di Indonesia dan 20% dari Jawa Tengah. Diharapkan, dengan budidaya ini jumlah rajungan semakin meningkat dan nelayan bisa mendapat penghasilan lebih. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here