Astra Apresiasi Inovasi Anak Muda di SATU Indonesia Awards 2026 dan Perkuat Program Sosial

Presiden Direktur Astra Rudy (ketiga kanan) dan Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto (kiri) berfoto bersama perwakilan penerima apresiasi Desa Sejahtera Astra, yang berkontribusi pada bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan ekonomi desa, Rabu (28/10).

JAKARTA – Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda yang menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi bagi bangsa, PT Astra International Tbk (Astra) memberikan apresiasi kepada generasi muda inspiratif melalui 17th Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards. Pada kesempatan yang sama, Astra juga meluncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra.

Acara yang berlangsung di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Sudirman, Jakarta, Rabu (28/10), dihadiri Presiden Direktur Astra Rudy beserta jajaran direksi dan eksekutif Grup Astra, dewan juri SATU Indonesia Awards, para finalis tahun 2026, pimpinan media massa, serta undangan lainnya.

Selaras dengan tema HUT ke-70 Astra, yakni “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”, inisiatif para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2026 dan Program Kontribusi Sosial Astra diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Presiden Direktur Astra, Rudy, mengatakan pihaknya berharap berbagai inisiatif tersebut dapat terus berkembang sehingga manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat. Dia juga berharap upaya yang dilakukan Astra dapat menginspirasi dan mendorong keterlibatan lebih banyak pihak.

“Harapan kami, inisiatif-inisiatif ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasakan manfaatnya. Kami juga berharap apa yang telah kami lakukan dapat diamplifikasi oleh banyak pihak sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat lebih luas,” ujar Rudy.

Semangat generasi muda untuk berinovasi dan mengabdi bagi kemajuan bangsa terlihat dari meningkatnya jumlah peserta SATU Indonesia Awards 2026. Tahun ini, ajang tersebut diikuti 19.155 generasi muda, meningkat sekitar delapan persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 17.708 peserta.

Setelah melalui proses penjaringan dan seleksi oleh dewan juri, sebanyak 10 finalis melaju ke tahap akhir untuk dipilih menjadi lima penerima apresiasi kategori umum. Masyarakat juga dilibatkan dalam menentukan finalis favorit melalui pemungutan suara daring di situs astra.co.id pada 16–26 Oktober 2026.

Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2026 terbagi dalam dua kategori, yakni kategori umum dan Desa Sejahtera Astra. Pada kategori umum, lima penerima apresiasi terpilih berkat kontribusi mereka di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.

Di bidang kesehatan, Astra memberikan apresiasi kepada Andi Rizki Tenryayu dari Bone, Sulawesi Selatan. Melalui Gerakan Intervensi Gizi Menuju Zero Stunting (GIZI, GO!), Andi berupaya menangani stunting dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi setiap anak.

Program tersebut menerapkan sistem profil elektronik atau e-profiling untuk mengidentifikasi penyebab masalah pada masing-masing anak. Penanganannya disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari perbaikan gizi, penanganan medis, hingga perbaikan sanitasi lingkungan.

Bersama bidan desa dan kader Posyandu, program ini telah menjangkau 982 balita di 10 desa. Hasilnya, jumlah anak stunting turun 45 persen, sedangkan anak yang berisiko mengalami stunting berkurang 60 persen.

Di bidang pendidikan, penghargaan diberikan kepada Hari Novar dari Pekanbaru, Riau. Melalui Indonesian Youth Education & Social (IYES) Mengajar, Hari mengajak ratusan anak muda dari perkotaan untuk berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan di desa-desa terpencil.

Salah satu wilayah yang dijangkau adalah kawasan Suku Talang Mamak di Riau, yang harus ditempuh hingga empat jam menggunakan perahu dan belum memiliki akses listrik. Para relawan IYES tidak hanya mengajar siswa, tetapi juga melatih guru dan memperbaiki fasilitas sekolah.

Dalam dua tahun, ratusan relawan telah menjalankan kegiatan di sembilan sekolah yang tersebar di lima kabupaten.
Di bidang lingkungan, Astra mengapresiasi Ahmad Fahrezi dari Jawa Tengah yang mengembangkan pengolahan limbah sayuran menjadi pupuk bernilai ekonomi. Melalui inisiatif Gumregah Nata Bumi, Ahmad mengolah limbah sayuran dari Pasar Cepogo, Boyolali, yang sebelumnya dibuang begitu saja.
Dengan pendekatan bioteknologi, sekitar dua ton limbah pasar diolah setiap hari menjadi pupuk yang dimanfaatkan petani di enam kabupaten. Upaya tersebut membantu memulihkan kesuburan tanah sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Program ini mampu meningkatkan bobot panen hingga 40 persen dan mengurangi tumpukan sampah lebih dari 50 persen.

Sementara itu, di bidang kewirausahaan, apresiasi diberikan kepada Afif Alfianto dari Kebumen, Jawa Tengah. Afif memberdayakan perempuan Desa Karangduwur melalui Koperasi Produsen Sinergi Mekarsari Lestari untuk mengolah biji tamanu menjadi minyak bahan baku kosmetik.

Pengolahan dilakukan tanpa menebang pohon tamanu. Setiap bulan, kelompok perempuan tersebut menghasilkan sekitar 30 kilogram biji tamanu. Kegiatan ini memberikan tambahan pendapatan hingga 40 persen per bulan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi perempuan desa.

Di bidang teknologi, Astra menetapkan Feri Ramanda dari Medan, Sumatra Utara, sebagai penerima apresiasi. Berbekal pengalamannya sebagai peternak, Feri mengembangkan Farmloka, sistem peternakan modern yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam aplikasi seluler.

Melalui teknologi tersebut, peternak dapat memantau kondisi kandang secara langsung dari jarak jauh, mengantisipasi gangguan, dan mengelola produksi berdasarkan data. Farmloka kini digunakan sekitar 824 peternak dan membantu meningkatkan hasil panen hingga 93 persen.

Selain kategori umum, Astra memberikan apresiasi kepada empat Desa Sejahtera Astra yang dinilai berhasil menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat melalui program di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Kategori ini berhasil menjaring 265 pendaftar dari 17 provinsi di Indonesia.

Desa Sejahtera Astra Sukaluyu di Karawang, Jawa Barat, menjadi salah satu penerima apresiasi melalui program integrasi layanan kesehatan sepanjang siklus hidup. Program Oase Dalam Transformasi Kesehatan Siklus Hidup tersebut menggabungkan layanan bagi ibu hamil, balita, remaja, pasangan usia subur, hingga lanjut usia melalui delapan program aktif.

Penerima berikutnya adalah Desa Sejahtera Astra Karangjengkol di Purbalingga, Jawa Tengah. Desa ini mengembangkan potensi wilayahnya sebagai ruang belajar sekaligus penggerak ekonomi masyarakat melalui program Griya Petualang Indonesia.

Program tersebut memanfaatkan alam, budaya, petani, dan perajin sebagai sumber pembelajaran berbasis pengalaman. Hingga kini, kegiatan itu telah menjangkau lebih dari 5.000 peserta pelatihan serta melayani 500 siswa dari lebih dari 10 sekolah setiap tahun.

Astra juga memberikan apresiasi kepada Desa Sejahtera Astra Purwodadi di Malang, Jawa Timur, yang berupaya memulihkan ekosistem laut demi menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Melalui program Laut Lestari, Masa Depan Berseri, masyarakat pesisir Lenggoksono didorong untuk menjaga ekosistem laut melalui pengawasan aktivitas penangkapan ikan, pembangunan rumah ikan, dan transplantasi terumbu karang.

Sementara itu, Desa Sejahtera Astra Tanjuang Bonai di Tanah Datar, Sumatra Barat, mendapat apresiasi atas pengembangan ekosistem kopi dari hulu hingga hilir berbasis koperasi dan kearifan adat.

Melalui Koperasi Ragam Kopi Nusantara, desa tersebut membangun ekosistem kopi dengan mengonsolidasikan petani lintas nagari di Sumatra Barat. Pengembangan dilakukan melalui pendekatan agroforestri dan nilai kekeluargaan Minangkabau.
Para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2026 dan Desa Sejahtera Astra berhak memperoleh dana pembinaan senilai Rp65 juta. Mereka juga berkesempatan mengikuti program pembinaan dan pengembangan bersama Astra untuk memperluas dampak inisiatif yang dijalankan.
Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra

Dalam rangka menyambut HUT ke-70 pada 20 Februari 2027, Astra meluncurkan tujuh inisiatif kontribusi sosial yang menargetkan 700 Desa Sejahtera Astra di tujuh pulau di Indonesia.

Program tersebut mencakup revitalisasi 700 Posyandu, pemberian manfaat kepada 7.000 siswa melalui revitalisasi sekolah, serta revitalisasi bank sampah yang ditargetkan menjangkau 7.000 keluarga. Astra juga menargetkan pengembangan 700 Desa Sejahtera Astra agar mampu menembus pasar global atau Go Global.

Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui program sukarela Insan Astra Berbagi. Dalam program ini, Astra menargetkan donasi 70.000 buku dan penyelenggaraan 70.000 jam pelatihan oleh Insan Astra.

Pelatihan tersebut mencakup literasi keuangan, keselamatan berkendara, keterampilan digital, dan kepemimpinan. Selain itu, Astra menargetkan 7.000 jam kegiatan Insan Astra Membangun yang melibatkan karyawan dalam revitalisasi Posyandu dan sekolah.

Executive in Charge Astra sekaligus Ketua Panitia HUT ke-70 Astra, Boy Gemino Kalauserang, mengatakan SATU Indonesia Awards dan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra merupakan bagian dari upaya mendorong kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan manfaat berkelanjutan.

“Melalui SATU Indonesia Awards dan program Kontribusi Sosial 70 tahun Astra, kami ingin terus mendorong kolaborasi antara generasi muda, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Boy.

Komitmen Astra untuk memberikan manfaat bagi masyarakat diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat di berbagai daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari perjalanan Astra yang akan memasuki usia ke-70 pada 20 Februari 2027 dengan mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.

Hingga saat ini, sedikitnya 16 juta masyarakat telah menerima manfaat dari berbagai inisiatif sosial Astra. Program Desa Sejahtera Astra sendiri telah menjangkau lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi di Indonesia melalui pengembangan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Melalui berbagai program tersebut, Astra terus mendorong keterlibatan generasi muda, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya Astra mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

Verified by MonsterInsights