BI Jateng Dorong UMKM Go Internasional Melalui Pameran Gayeng

0
BI Jateng Dorong UMKM Go Internasional Melalui Pameran Gayeng.

SEMARANG — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPwBI Prov Jateng) terus berupaya mendorong pengembangan UMKM agar naik kelas dengan menggelar Pameran UMKM Gayeng 2023.

Penyelenggaraan tahun kelima pada April 2023 mengangkat tema Go GRANDE atau Go GReen, sustAiNable, Digital and Export.

Pilihan kata GRANDE menggambarkan harapan Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah agar UMKM menjadi Besar.

Kepala BI Jateng, Rahmat Dwi Saputra mengatakan, pada perhelatan UMKM Gayeng ke-5 ini, perluasan pasar UMKM Jateng bukan hanya di pasar nasional, namun hingga ke mancanegara yaitu Singapura dan Belgia.

“Tujuan utama pelaksanaan pameran di kedua negara tersebut adalah memperkenalkan produk-produk UMKM Jateng yang berkelas ekspor yang telah diseleksi melalui proses kurasi yang ketat. Dari sebanyak 312 UMKM mitra dan binaan KPwBI Provinsi Jateng, terdapat 75 UMKM yang memiliki potensi ekspor, yang menghasilkan berbagai produk mulai dari kain dan fashion, kerajinan maupun makanan dan minuman,” ujarnya.

Ia mengatakan, produk-produk kerajinan (craft) seperti mainan kayu, produk kerajinan kerang, woodenware serta produk keramik menjadi  favorit potensial buyer di luar negeri. Bahkan 2 UMKM Jateng telah berhasil menjadi pemasok tetap produk ceramic homedeco dengan wooden kitchenware di Bugis Junction Singapura. Di Belgia sendiri, pelaksanaan pameran akan dilaksanakan selama 3 bulan hingga bulan Juni 2023.

“Tentunya bukan hanya sekedar hasil penjualan pameran Gayeng yang cukup menggembirakan, yaitu Rp9,85 miliar hingga April 2023, namun juga keberhasilan menghubungkan UMKM Jateng dengan potential buyer  yang nantinya diharapkan mampu mendorong UMKM memiliki pangsa ekspor yang semakin meningkat,” ungkapnya.

Disebutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari keberhasilan pameran UMKM Gayeng 2023 dalam menggandeng beberapa aggregator dan 16 potensial buyers dari manca negara. Dari kacamata makroekonomi, kemampuan UMKM untuk meningkatkan penjualan produk ke luar negeri (ekspor) tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mengatasi Current Account Deficit  (CAD).

Selanjutnya, CAD yang semakin membaik akan berdampak positif terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Oleh karena itu, UMKM diharapkan dapat lebih berdaya saing dan berkembang menjadi UMKM yang naik kelas go global.

Ke depan, pelaksanaan UMKM Gayeng dengan tema Go GRANDE akan terus dilaksanakan. Tema Go GRANDE menjadi key activity dalam  pengembangan UMKM yang green, sustainable, digital dan ekspor.***

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights