Budidaya Madu Klanceng Muhlani Berbuah Manis

KEBUMEN– Muhlani adalah salah satu anggota binaan UKM Rumah Zakat di Desa Berdaya Kalipoh Kebumen. Ia juga tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Klanceng Barokah yang dipimpin oleh Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat, Muhammad Fathikhul Umam.

Setelah mengikuti pembinaan di KTH Klanceng Barokah, kini Muhlani berhasil sebagai peternak budidaya lebah klanceng di Desa Kalipoh. Sejak mengikuti pembinaan dua tahun lalu, kini usaha budidaya Muhlani pun berhasil dan menjadi sumber utama mata pencahariannya untuk menghidupi keluarga.

“Alhamdulillah setelah fokus dibudidaya lebah klanceng kehidupan saya jauh lebih baik. Dalam satu bulan bisa panen 16-20 liter madu. Harga satu liter madunya sekitar Rp400.000. Alhamdulillah sudah lebih dari cukup dibandingkan pekerjaan sebelumnya,”

Sebelumnya Muhlani bekerja serabutan, ia juga pernah menjadi kondektur di salah satu perusahaan bis, bahkan ia sempat menjadi TKI di Brunei Darussalam. Tidak hanya dirinya yang bekerja sebagai TKI, dilatarbelakangi kebutuhan ekoonomi, istri Muhlani pun mengikuti jejaknya dengan menjadi TKW di Taiwan.

“Hasil dari budidaya lebah yang dibina Rumah Zakat ini saya investasikan untuk membelli kebun, selain itu juga digunakan untuk merenovasi rumah. Mudah-mudahan dengan merenovasi rumah ini istri betah di rumah, jadi nggak usah kerja lagi di negeri orang,” harap pria dua anak ini. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here