Ekonomi BisnisDigitalisasi Aplikasi Dagang Bagi UMKM

Digitalisasi Aplikasi Dagang Bagi UMKM

-

- Advertisment -spot_img

*Kerjasama Youtap Gandeng Pemkot Semarang

– YOUTAP GANDENG PEMKOT SEMARANG- Youtap Indonesia dan Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dalam digitalisasi para pelaku UMKM. Hadir dalam foto adalah CEO Youtap Indonesia, Herman Suharto, dan Group Head of Marketing Youtap Indonesia, Vita Sabrina (kanan), bersama Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, didampingi oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (kiri) di Kantor Wali Kota Semarang. Foto : ist/zonapasar.com

 

SEMARANG – Migrasi ke teknologi digital menjadi semakin relevan untuk mendukung para pelaku usaha beradaptasi di saat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, sudah sepatutnya digitalisasi UMKM perlu digaungkan dan didorong bukan hanya untuk bertahan dimasa adaptasi kebiasaan baru ini, namun untuk dapat menyambut peluang di masa
mendatang.

Semangat mendigitalisasi UMKM inilah yang mendorong Youtap untuk bekerja sama dengan Pemkot Semarang dalam merealisasikan solusi aplikasi dagang pada ekosistem-ekosistem strategis UMKM, seperti pasar dan PKL.

Youtap Indonesia, perusahaan teknologi pertama yang memiliki layanan untuk membantu para
pelaku usaha, terus proaktif dalam mendukung pedagang agar tetap bertahan dan tumbuh
melalui penggunaan teknologi digital. Youtap memberikan solusi secara komprehensif dan
tepat guna bagi para pedagang, antara lain kemampuan pencatatan penjualan, mengelola
dagangan, hingga penerimaan pembayaran non-tunai yang lebih aman di masa pandemi.

Aplikasi Dagang Youtap juga sangat mudah dipahami oleh kelompok usia manapun, dan dapat dengan mudah diunduh dari gawai pintar (smartphone).

Herman Suharto, CEO Youtap Indonesia mengatakan, pihaknya ingin UMKM bisa memahami potensi yang dimilikinya dan semakin baik dalam mengelola bisnisnya. Maka sebagai bagian dari program Bersih Sehat Aman di masa pandemi ini, Youtap terus mendorong pembayaran untuk dilakukan secara non-tunai.

“Dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, kami berharap Youtap dapat membantu pemberdayaan UMKM sehingga mereka akan siap bertahan di masa sekarang dan tetap maju dengan memulai langkah digital,” katanya.

Menurutnya, di area Kota Semarang sendiri, tercatat sudah 40 ekosistem pedagang di Semarang yang terdigitalisasi dengan menggunakan sistem Youtap, seperti Pasar Peterongan, PKL Simpang 5, PKL Kalisari, PKL Kota Lama dan PKL Imam Barjo. Jumlah ekosistem ini masih akan terus meningkat dan semakin menambah jumlah ekosistem Youtap.

“Tidak hanya itu, upaya Youtap mendorong transaksi nontunai pun berbuah manis. Berdasarkan data yang dihimpun selama
dua minggu memasuki masa kenormalan baru, tercatat Jawa Tengah memegang angka
tertinggi dalam mengadopsi transaksi non-tunai bagi mitra merchant baru, yakni sebesar 34%,” ungkapnya.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menyatakan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan oleh Youtap.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi Youtap dalam upayanya untuk mendorong digitalisasi pelaku UMKM di Kota Semarang. Keberadaan ekosistem digital seperti Youtap mampu mempermudah akses bagi pengusaha untuk memulai langkah bisnis secara digital,” ujarnya.

Ditambahkan, sejalan dengan semangat Bergerak Bersama, maka upaya pemerintah dalam
mendorong perekonomian khususnya di Kota Semarang ini menjadi terasa lebih mudah
dengan adanya kerja sama antara pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Lewat inisiatif sekaligus fasilitas yang diberikan, diharapkan semangat serta kegigihan dari para pelaku usaha dalam beradaptasi di masa kenormalan baru bisa jauh meningkat hingga akhirnya roda ekonomi bisa berjalan dengan lancar,” terang Hendi.

Selain itu, mengimplementasikan pola hidup bersih, sehat dan aman bagi ekosistemnya
selama masa adaptasi kebiasaan baru pandemi COVID-19, Youtap turut membangun ratusan
wastafel di Kota Semarang. Pembangunan ini menyusul inisiatif setelah sebelumnya Youtap
telah menghadirkan fasilitas cuci tangan di beberapa ekosistem UMKM di kota Bandung dan
Tangerang Selatan.

Fasilitas cuci tangan ini nantinya akan tersedia di 88 titik yang tersebar di berbagai macam lokasi. Tidak hanya lokasi perbelanjaan, Youtap juga menempatkan fasilitas tersebut di beberapa lokasi strategis seperti kantor camat, puskesmas, fasilitas publik, hingga kantor walikota.

Disamping itu, untuk membantu meminimalisir risiko penularan COVID-19, Youtap turut menyiapkan ribuan masker yang akan dibagikan di area pasar untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat di ekosistemnya.(ZP-02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ramadan Kareem ala Patra Semarang

SEMARANG -  Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti oleh umat muslim, salah satu momen yang paling dinanti setelah seharian...

JNE Berikan Promo Berlimpah di Bulan Ramadhan 2021

SEMARANG – Bulan Ramadhan telah tiba, seluruh masyarakat menyambut antusias dengan tradisi untuk saling berbagi kepada keluarga dan kerabat....

3Second Buka Gerai Baru di Kota Semarang dengan Konsep Family Store

SEMARANG - 3Second kembali melebarkan sayap dengan membuka Store terbarunya berkonsep Family Store di Kota Semarang, Jawa Tengah. 3Second Family Store yang berada di...

LG Borong 31 Red Dot Award

JAKARTA- Tak hanya dari inovasi, kepiawaian LG dalam meramu produk elektroniknya juga menyentuh hingga penciptaan desain yang mengesankan. Sebagai...
- Advertisement -spot_imgspot_img

CIMB Niaga Perkuat Kapabilitas OCTO Mobile Jadi Super App

JAKARTA- Seiring meningkatnya aspirasi nasabah terhadap layanan finansial berbasis digital, perbankan terus berinovasi meningkatkan kapabilitas platform digitalnya, sehingga dapat...

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda