Drama Hingga Pemilihan Miss Award Meriahkan Anniversary ke-13 DCS Semarang

Drama musikal yang ditampilkan oleh para murid DCS School Semarang untuk merayakan anniversary sekolah ke-13, Jumat (8/3/19).

SEMARANG – Daniel Creative School Semarang merayakan ulang tahunnya yang ke-13 hari ini, Jumat (8/3/19). Berbagai kegiatan meramaikan pendidikan preschool dan Taman Kanak-kanak yang berlokasi di Tanah Mas Semarang.

Adapun anniversary ke-13 tersebut, DCS mengangkat tema “Becoming Daniel Generation”.

Beberapa rangkaian kegiatan yang dihelat diantaranya menari dan drama musikal yang ditampilkan oleh anak-anak, serta pemilihan Miss Award 2019.

PIC Event Anniversary DCS Semarang, Miss Lisda mengatakan, tema tersebut dipilih karena sejalan dengan komitmen sekolah untuk membangun karakter anak-anak sedini mungkin, yang sesuai dengan karakter Daniel, yang tabah, taat, teguh dan setia.

“Melalui menari dan drama musikal ini kami berharap karakter-karakter Daniel yang teguh, setia, taat beribadah tersebut bisa tertanam dalam diri anak-anak sejak dini, untuk menghadapi tantangan di era digital,” ujarnya.

Disebutnya, drama musikal yang diangkat yakni “Perapian yang menyala-nyala” dan Daniel dalam Goa Singa” yang diperankan oleh semua murid yang jumlahnya mencapai 160 anak.

Dikatakan, untuk persiapan drama telah dilakukan selama satu bulan. Diakuinya terdapat kendala dalam melatih anak-anak, namun hal itu tidak terlalu berat lantaran semangat anak-anak yang begitu antusias sehingga berjalan baik.

Perwakilan Panitia dari orangtua siswa, Cicilia Renata mengatakan, pemilihan Miss Award 2019 kali ini menjadi kali pertama dilakukan, sebagai bentuk apresiasi yang ingin diberikan kepada para tenaga pendidik DCS. Pasalnya, anak-anak mereka setelah lulus dari DCS menjadi jiwa yang kreatif, cerdas, dan taat kepada Tuhan.

“Dari pengalaman para orangtua itulah, kami ingin memberi apresiasi kepada para miss. Voting dilakukan dengan menempelkan stiker ke gambar para miss yang sudah kami sediakan. Yang memvoting adalah anak-anak dan orangtua,” paparnya.

Adapun yang terpilih, Miss Terdisiplin diraih Miss Naniek, Miss Terfavorit Versi Anak diraih Miss Lita, Miss Terfavorit Versi Orang Tua diraih Miss Dewi, Miss Best Communication diraih Miss Lisda, dan Miss Termodis diraih Miss Wahyu.

“Kami ingin menyuguhkan sistem pendidikan yang menyenangkan bagi anak. Dengan demikian, anak akan merasa senang karena sistem belajar seperti bermain. Jadi tidak monoton,” jelas Kepala Sekolah DCS, Camellia Missel. (ZP/05)

1 COMMENT

  1. Terus Maju, Berkembang,
    dan Menjadi Salah Satu Tempat Untuk Mendidik Anak-Anak Menjadi Anak-Anak Yang Cerdas, Kreatif dan Takut Akan Tuhan Yesus Kristus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here