UmumGanjar ke Kontraktor: Kalau Ada Bawahan Kami Minta Suap,...

Ganjar ke Kontraktor: Kalau Ada Bawahan Kami Minta Suap, Akan Saya Istirahatkan

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Sejumlah pekerjaan perbaikan peningkatan jalan dan jembatan di Jawa Tengah mulai dilaksanakan. Hal itu menyusul telah ditandatanganinya sejumlah paket pekerjaan oleh Pemprov Jateng dengan para penyedia jasa.

Penandatanganan kontrak dilakukan di Gedung A Lantai 2 kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah, Jl Pahlawan Kota Semarang, Selasa (30/4). Penandatanganan disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mewanti-wanti kepada para kontraktor untuk menjaga integritas dalam bekerja. Para kontraktor atau penyedia jasa tidak boleh memberikan apapun kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) atas proyek-proyek yang dikerjakan.

“Jaga integritas, jangan sekali-kali mencoba menyuap kami. Tidak boleh ada sogok menyogok. Saya pribadi menegaskan tidak mau menerima apapun, begitu juga dengan dinas-dinas kami. Kalau ada yang menerima, akan langsung saya istirahatkan,” tegas Ganjar.

Integritas lanjut Ganjar menjadi fokus utama selama ia memimpin Jawa Tengah. Selain untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, praktik penghapusan suap menyuap dalam pelaksanaan proyek pekerjaan juga penting untuk menjaga kualitas dan kuantitas pekerjaan.

Menurut dia, selama ini image orang kalau orang kerja di Bina Marga PU itu identik dengan sogok menyogok, suap menyuap. Untuk itu, Ganjar ingin mengubah pandangan tersebut dengan melaksanakan semua pekerjaan sesuai aturan.

“Maka saya ingin semua membangun integritas dan bersih. Kalau penyedia jasa tidak punya beban itu, mereka bisa bekerja dengan baik tanpa tekanan. Kalau itu berjalan dengan baik, ada harapan secara kualitas dan kuantitas bisa dijaga, kalau terjaga masyarakat pasti bisa menikmati itu,” tegasnya.

Ganjar juga mengusulkan agar kost yang telah disediakan untuk suap menyuap ke pemerintah, digunakan untuk program Coorporate Social Responsibility (CSR). Jadi, jika memang ada dana yang disiapkan untuk itu, dapat digunakan untuk membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.

“Pola kost untuk anggaran nyogok ke kami dibuang saja. Sekarang digantikan untuk membantu saja seperti untuk CSR. Gunakan anggaran itu untuk membantu masyarakat, mungkin sepanjang jalan yang dibangun ada yang tidak punya jamban, ada yang tinggal di rumah tidak layak huni dan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah, AR. Hanung Triyono mengatakan, ada 230 paket pekerjaan di Jawa Tengah tahun 2019 ini. Dari jumlah itu, sudah ada18 paket pekerjaan bidang jalan dan jembatan yang sudah terkontrak yang hari ini ditandatangani.

“Namun secara simbolis, penandatanganan dilakukan terhadap tiga paket pekerjaan saja,” kata dia.

Tiga paket tersebut terang Hanung yakni peningkatan jalan Kutoarjo-Bruno batas Kabupaten Wonosobo dengan nilai kontrak Rp4,6 miliar dan paket peningkatan jalan Kuwu-Galeh batas Kabupaten Sragen dengan nilai kontrak Rp5 miliar.

“Selain itu ada juga paket jasa konsultasi pengawasan jalan dan jembatan BPJ Wilayah Cilacap dengan nilai kontrak Rp830 juta,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Hanung juga mengingatkan para penyedia jasa untuk fokus bekerja sesuai kontrak. Diharapkan semua pekerjaan berjalan lancar tanpa ada gangguan atau hambatan.

“Faktor cuaca dan kondisi alam juga harus dipertimbangkan. Selain itu, program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) juga harus diperhatikan,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Derma 9 Rambah Pasar Skincare, Bisa Gabung Jadi Agen dan Reseller

SEMARANG - Klinik kecantikan Derma 9 serius menggarap pasar skincare untuk memberikan produk perawatan kecantikan yang terbaik. Derma 9 telah...

Springbed Kesehatan Makin Diminati Konsumen di Semarang

SEMARANG - Kasur springbed kesehatan untuk tulang belakang makin diminati oleh konsumen di Semarang, Jawa Tengah selama tahun 2021. Banyak...

Polri dan Pertamina Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Cilacap Rugikan Negara Rp 49 Miliar

SEMARANG - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bersama Pertamina membongkar penyalahgunaan dan penimbunan BBM...

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 yang merupakan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gunakan Bahan Plastik Mudah Terurai Jaga Lingkungan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan terus mendukung pemerintah untuk menggunakan bahan plastik yang ramah lingkungan untuk segala keperluan. Hotel Santika...

Musda XV HIPMI Jateng: Dua Calon Ketua Umum Janji Siap Kolaborasi dan Sinergi

SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah ke XV segera digelar pada 28 -...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda