UmumGanjar Sebut Otonomi Daerah Dorong Inovasi

Ganjar Sebut Otonomi Daerah Dorong Inovasi

-

- Advertisment -spot_img

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

SEMARANG – Memasuki tahun ke-23, Otonomi Daerah diyakini telah memberikan perubahan positif pada kehidupan bermasyarakat. Sebagai pelaksana otonomi daerah, Pemerintah Daerah diharap terus melahirkan inovasi, khususnya dalam hal pelayanan.

Hari Otonomi Daerah diperingati setiap tanggal 25 April sejak diputuskan pada tahun 1995 silam. Sesuai amanat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, kemajuan yang dirasakan daerah berkat otonomi daerah sangat pesat.

“Otonomi daerah telah memberikan kemajuan bagi daerah. Karena muaranya adalah terwujudnya kesejahteraan. Mari kita kawal otonomi daerah untuk diisi kegiatan yang berorientasi melayani masyarakat dengan berbagai inovasi,” ujarnya dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-23, Kamis (25/4/19).

Peringatan ke-23 Hari Otonomi Daerah tersebut mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif.” Ganjar mengatakan manfaat tersebut telah dirasakan masyarakat.

“Karena masyarakat melalui pelayanan menjadi partisipasi aktif. Juga meningkatkan daya saing dengan berprinsip kreativitas. Maka, berbagai kebijakan yang menyangkut kebutuhan masyarakat tidak perlu menjalani rentetan panjang,” kata Ganjar.

Otonomi daerah, lanjut dia, ternyata mendorong kehidupan yang demokratis, dari sentralistik demokratis jadi desentralisasi. Oleh sebab itu, berbagai aktivitas ekonomi daerah akhirnya bisa bertumbuh dengan pesat.

“Masyarakat adalah raja yang mesti dilayani. Maka, semua ASN di daerah harus memberi pelayanan yang terbaik. Pemerintah daerah harus mampu beradaptasi dengan kepentingan dan keinginan masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Ganjar masih memberi catatan pada pelaksanaan Otonomi Daerah. Dalam praktik maupun secara aturan masih perlu perbaikan dan penyempurnaan. Salah satunya memberi pedoman regulasi pada daerah. Dengan memberikan keadilan dan kepatutan pada masyarakat.

“Mari kita naikkan kinerja dengan meningkatkan hubungan pemerintah yang sinergis antara daerah dengan pusat,” ungkapnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN UP2D Garap Pemeliharaan Kubikel GI Mranggen

SEMARANG- PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan DIY, pada Minggu (21/11/2021) telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin...

BCA Hadirkan Bakti Sosial Operasi Katarak Bersama Perdami

PURWOKERTO, 27 November 2021 – Katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan bagi indera penglihatan yang dapat diderita siapa saja....

DPD MKGR Jawa Tengah Dukung Airlangga Hartarto Jadi Presiden

SEMARANG - Pelantikan Pengurus DPD Ormas MKGR Jawa Tengah digelar di Ballroom Hotel Santika Kota Semarang, Sabtu (27/11/2021). Sebelumnya, Musda...

SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart

JAKARTA - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda