Gelar The NextDev Talent Scouting, Telkomsel Cari Bakat Startup di Semarang

Sesi foto wefie di Acara the Next Dev Tallent Scouting Semarang antara dewan juri dan seluruh peserta.

SEMARANG – Telkomsel kembali menggelar The NextDev Talent Scouting untuk menjaring bakat baru di bidang startup di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/10/19).

Di tahun kelima pelaksanaannya ini, The NextDev mengusung tema “Social Impact and Go Beyond” untuk menunjukkan komitmen Telkomsel dalam pembangunan ekosistem digital nasional, sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan untuk melengkapi para startup dengan kapabilitas dan kompetensi bisnis digital yang dapat mendukung dampak sosial ekonomi positif yang tercipta bagi Indonesia.

General Manager Mass Market Segment Sales Jawa Bali, Eko Atmaja mengatakan, sejak pertama kali diadakan, The NextDev sudah mengalami perkembangan dari tahun ke tahun.

Bermula dari fokus content creating di 2014, smart city di 2015, smart rural di 2016, core industry di 2017, hingga passion and purpose di 2018, kini The NextDev hadir dengan fokus ‘social impact & go beyond’ untuk menghadirkan solusi bisnis yang berdampak sosial positif di Indonesia.

“Kami ingin membukakan akses dan mendorong munculnya karya dari startup yang digawangi pemuda di seluruh penjuru negeri. Tidak hanya di wilayah pusat, tetapi juga di daerah lokal. Harapannya, inisiatif dan terobosan dari seluruh negeri dapat Telkomsel bantu melalui The NextDev agar dapat berkontribusi secara tepat dan merata bagi masyarakat Indonesia, agar kita semua dapat terus bergerak maju,” ujar Eko.

Dikatakan, total 270 social impact startup terbaik se-Indonesia akan mempresentasikan ide brilian mereka dalam Local Stage Pitch yang berlangsung pada periode April hingga Oktober 2019 di sembilan kota Jakarta, Denpasar, Palembang, Makassar, Medan, Yogyakarta, Pontianak, Semarang, dan Surabaya.

Disebutnya,  30 startup terbaik dari sembilan kota akan memperoleh beberapa bentuk pengembangan startup  berupa 5G yakni Grant Money (dana pengembangan untuk best of the best), Good Opportunities (kesempatan memikat investor dan memperluas manfaat), Great Mentors (menemui ahli startup dan menggali insight  baru).

Kemudian Generate Exposures (kesempatan go international dan publikasi media), dan Golden Ticket to The NextDev Academy (tiket untuk ikut program pengembangan early stage startup komprehensif). Namun, bentuk bantuan utama bagi startup terbaik akan diperebutkan di The NextDev Summit, November 2019.

“Dalam The NextDev Talent Scouting 2019, persyaratan utama bagi pendaftar adalah harus memiliki Minimum Viable Product (MVP) yang berdampak sosial positif untuk membantu kehidupan masyarakat di berbagai bidang,” jelasnya.

The NextDev Talent Scouting juga terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 hingga 30 tahun.

Adapun 11 startup yang terpilih untuk mengikuti tahap Local Stage Pitch di Aston Semarang Hotel & Convention Center pada hari ini yakni Indonesian Diaspora Connect, Behome, SIPAUD, Mandu apps, NgeIELTS, Kedata Smart City Analytics, TamanSiswa, Plastikinia, CROWDE, GOLEVAT “Kursus Generasi Digital”, dan Bung Sam.

Para dewan juri yang terdiri dari, CEO eFishery, Gibran Huzaifah, CPO Kitabisa.com, Vikra Ijas dan The Next Dev Lead Project Manager Telkomsel, Steve Saerang akan memilih 3-5 startup terbaik untuk melaju ke tahap National Stage Pitch di The NextDev Summit yang akan diadakan pada 7 Desember 2019. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here