Ekonomi BisnisGojek Latih Ratusan Istri Mitra Driver di Jateng dan...

Gojek Latih Ratusan Istri Mitra Driver di Jateng dan DIY Rintis Usaha Kuliner

-

- Advertisment -spot_img

Head Regional Corporate Affairs Gojek Region Jateng dan DIY, Arum K. Prasodjo (kedua kiri) saat memberikan materi pelatihan kewirausahaan kepada istri mitra driver Gojek di Jateng dan DIY, Selasa (4/2/20).

SEMARANG – Gojek kembali mengadakan pelatihan “Cerdik Berwirausaha bareng Gojek Swadaya” yang ditujukan kepada istri mitra driver GoRide dan GoCar di Jawa Tengah dan DIY.

Berlokasi di Resto Rosti, Aston Inn, Pandanaran, Kota Semarang, ratusan istri mitra driver tersebut dibekali pelatihan memasak dan berwirausaha.

Head Regional Corporate Affairs Gojek Region Jateng dan DIY, Arum K. Prasodjo mengatakan, Gojek terus berupaya untuk mendukung para mitra driver dan keluarga lewat berbagai cara yang memungkinkan mereka meningkatkan pendapatan atau mengurangi pengeluaran sehari-hari.

“Kami percaya bahwa keluarga mitra memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan cara menambah wawasan kewirausahaan dan juga keterampilan memasak, maka dari itu kami meluncurkan program Cerdik Berwirausaha bareng Gojek Swadaya,” ujar Arum, Selasa (4/2/20).

Melalui program ini, lanjutnya Gojek mengkombinasikan metode pelatihan yang efektif dari Gojek Wirausaha, fitur dalam ekosistem Gojek, dan menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya.

“Dengan dibekali keahlian memasak, para istri mitra Gojek ini kemudian dapat bergabung menjadi merchant GoFood agar mereka dapat mengembangkan bisnis dan keahliannya lebih jauh,” ucapnya.

Dia mengatakan, Gojek juga melakukan pendampingan dan memberikan dukungan yang diperlukan selama 3 bulan setelah pelatihan, dengan harapan para peserta pelatihan kewirausahaan dapat terus maju dan lancar dalam berwirausaha.

Gojek memberikan modal awal sebesar Rp 500.000/istri mitra untuk pengembangan usaha kuliner bagi 30 istri mitra pertama yang mendaftarkan kegiatan ini.

“Terjadi tren positif dari para partner usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergabung dengan GoFood secara nasional termasuk di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Mereka telah memanfaatkan aplikasi pengelolaan merchant GoFood atau GoBiz sehingga rata-rata mengalami peningkatan omzet 3.5 kali lipat sejak mereka bergabung dan memanfaatkan teknologi ini,” katanya.

Adapun yang menjadi narasumber dalam pelatihan ini diantaranya para Chef berpengalaman dari hotel berbintang empat, barista kopi dari beberapa coffee shop popular diantaranya Rosti Cafe di Semarang. Sementara untuk pelatihan pengembangan bisnis berbasis komunitas diberikan oleh MAPAN Arisan.

Head Regional Corporate Affairs Gojek Region Jateng dan DIY, Arum K. Prasodjo (kedua kiri) saat menyerahkan modal usaha kepada salah satu istri mitra driver dalam pelatihan memasak dan wirausaha Gojek, Selasa (4/2/20).

Selain program pelatihan tersebut, pada kesempatan ini Gojek juga memberikan akses kursus Bahasa Inggris untuk anak-anak mitra GoRide dan GoCar bernama Belajar Bareng Gojek Swadaya.

Gojek menggandeng Lembaga Bahasa Inggris ELTI Gramedia, lembaga yang memiliki keahlian dalam pengajaran Bahasa Inggris yang kemudian juga membuatkan modul pembelajaran yang dinamakan GoEnglish.

“Saat ini 300 anak Mitra Gojek telah berpartisipasi dalam kegiatan kursus Bahasa Inggris. Antusiasme para peserta program ini luar biasa. Saat ini kami sedang mengembangkan program pembelajaran untuk bidang studi lainnya yang diperlukan oleh para anak Mitra Gojek,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang, Mukhamad Khadis menyampaikan apresiasinya kepada Gojek.

Menurutnya, Pemkot Semarang sebelumnya juga telah berkolaborasi dengan Gojek dalam memberikan peluang usaha kepada sekitar 500 ibu-ibu PKK di Semarang.

“Saya apresiasi atas upaya Gojek yang berkelanjutan ini dalam memberikan akses usaha yang lebih luas kepada perempuan di Semarang termasuk istri para Mitra Driver Gojek sehingga mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi keluarganya,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Komunitas Tionghoa Semarang Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

SEMARANG - Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (PORINTI) Kota Semarang membagikan sembako kepada warga terdampak PPKM Darurat. Pembagian tersebut dilakukan bersama...

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Subholding Gas Bersinergi Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM

YOGYAKARTA – Subholding Gas Grup sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) bersinergi dalam menyerahkan bantuan oksigen sebanyak...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

SEMARANG - Dibalik megahnya Ibu Kota Jawa Tengah ternyata masih ada wilayah terpinggirkan yang masyarakatnya tidak berkesempatan menikmati lezatnya...

Pertamina MOR IV Bagikan 8.026 Paket Daging Qurban untuk Warga Sekitar

SEMARANG – Merayakan Idul Adha 1442 H, Pertamina melaksanakan potong hewan qurban dengan total sebanyak 85 ekor yang terdiri...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda