Ekonomi BisnisJateng Akui Masih Banyak Aset yang Belum Dikelola Maksimal

Jateng Akui Masih Banyak Aset yang Belum Dikelola Maksimal

-

- Advertisment -spot_img

Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jateng, Adi Raharjo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (16/3/20).

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengakui masih ada banyak aset pemerintah yang belum terkelola secara maksimal.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jateng, Adi Raharjo mengatakan, banyaknya aset yang belum terkelola karena kemanfaatannya yang tidak begitu strategis.

Adapun berdasarkan catatannya, masih ada 37 aset di Jateng yang belum terkelola optimal baik meraih pendapatan atupun mendukung program pemerintah.

“Ada sekitar 37 aset di Jateng dari bangunan atau gedung, kemudian tanah, dan lainnya yang belum optimal pengelolaannya,” kata Adi, Senin (16/3/20).

Dia mengatakan, tidak strategisnya aset yang dimiliki Pemrpov tersebut, terutama dari lokasi serta luas tanah maupun bangunan yang tidak memadai, sehingga menjadikan masyarakat ataupun investor menunda keinginan menggunakan aset tersebut.

Ia menyebutkan, secara nilai apabila aset pemerintah dapat dimanfaatkan setidaknya bisa menyumbang pendapatan Rp 800 – Rp 100 juta.

“Nilai apabila dimanfaatkan sekitar Rp 800 – Rp 100 juta, namun ini berdasarkan nilai wajar lingkungannya,” jelasnya.

Dia menambahkan, dari 37 aset tersebut, enam diantaranya juga masih dalam sengketa di pengadilan lantaran ada yang tidak terima aset pemerintah diambil.

“Yang bermasalah karena dulu asetnya kan mangkrak, kemudian digunakan masyarakat atau pihak lain. Namun saat akan diambil Pemrpov ada yang keberatan. Sekarang prosesnya masih berjalan di pengadilan,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Jateng, Henry Wicaksono mengatakan, sejauh ini sebagian aset pemerintah memang telah dikelola dengan baik, namun masih ada aset-aset yang belum optimal sehingga harus diperhatikan.

Menurutnya, aset baik lahan maupun gedung yang tidak digunakan harus segera dimanfaatkan untuk menyumbang pendapatan pemerintah.

“Untuk gedung yang tidak digunakan, bisa diarahkan ke komersial, misalnya disewakan maupun untuk kegiatan lainnya,” ucapnya.

Meski demikian, pihaknya juga menyarankan agar terutama lahan yang tidak dimanfaatkan agar bisa digarap oleh masyarakat.

“Tanah Pemrpov di daerah yang tidak dimanfaatkan dapat diserahkan ke masyarakat sementara, baik untuk pertanian atau peternakan,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

BMW Astra Roadshow Berikan Penawaran Khusus di Sepuluh Kota

JAKARTA - Sambut bulan Ramadan, BMW Astra berikan berbagai penawaran khusus selama 23 - 25 April 2021 di sepuluh...

XL Axiata Tebar Dividen Rp 339,4 Miliar

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) pada hari ini, Jumat (23/4) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan...

BPOM Sidak Pasar Tradisional di Banyumas

PURWOKERTO- Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Banyumas, Kamis (22/4/2021) mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai pasar tradisional...

Kanwil DJP Jawa Tengah I Optimis Capai Target

SEMARANG - Pada masa new normal, Kanwil DJP Jawa Tengah I mencatat kinerja penerimaan pajak yang relatif menggembirakan....
- Advertisement -spot_imgspot_img

Sambut Lebaran, Bisnis Elektronik Makin Bergairah

*Global Elektronik Gelar Pameran SEMARANG - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan positif pada kuartal III-2021 mendatang. Hal ini dapat dicermati...

Gmedia Hadirkan Geisler Play Home Karaoke

PT. Media Sarana Data (Gmedia) merupakan perusahaan berkembang yang bergerak dibidang teknologi informasi, tidak berhenti untuk terus berinovasi dengan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda