PeristiwaJNE Manfaatkan Kekuatan Cloud untuk Mencapai Visinya dalam Ekonomi...

JNE Manfaatkan Kekuatan Cloud untuk Mencapai Visinya dalam Ekonomi Baru

-

- Advertisment -spot_img

Presiden Direktur JNE M. Feriadi (kiri) bersama Head of Cloud Platformat Oracle Indonesia, Rusly Askar.

JAKARTA – Pada Oracle Open World San Francisco 2019 kali ini, JNE menjadi pemenang Oracle Excellence Award dan diakui dapat memaksimalkan penggunaan Teknologi Cloud secara inovatif. Teknologi tersebut untuk mendorong transformasi dan nilai bisnis dengan meningkatkan kinerja di berbagai hal serta mengurangi kompleksitas TI.

Kunci kesuksesan dalam penghargaan ini adalah cara JNE menunjukkan bagaimana perusahaan ini mampu mentransformasikan sistem dan proses back-end-nya untuk menciptakan hasil yang berkualitas, demi pengalaman pelanggan yang lebih baik. Hal ini merupakan implementasi Oracle Management Cloud dan Oracle Autonomous Data Warehouse dalam membantu proses bisnis.

Rusly Askar, Head of Cloud Platform at Oracle Indonesia, mengatakan “Ada banyak takeaway kunci yang bisa didapatkan perusahaan lain dari transformasi bisnis JNE. Untuk organisasi yang ingin unggul dalam ekonomi berbasis data saat ini, strategi komprehensif dan terintegrasi untuk memanfaatkan data merupakan pendorong kunci pertumbuhan bisnis,” katanya, Kamis (14/11/19).

Rusly pun menjelaskan bahwa data mendeskripsikan gambaran penting dan pemahaman terhadapnya akan berdampak sangat positif di banyak hal. Beragam informasi yang dihasilkan oleh data dapat meningkatkan performa kerja, seperti dalam laporan akhir, aktifitas operasional dan yang lainnya, sehingga memberi pengalaman bisnis yang baik bagi siapa saja yang berinteraksi dengan JNE.

“Menurut penelitian terkini oleh Oracle, dapat ditunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung antara strategi data yang terkoneksi dan kesuksesan perusahaan. Dengan adanya strategi komprehensif, perusahaan seperti JNE dapat membuka kesempatan yang dapat berdampak positif terhadap bisnis, karyawan dan pengalaman pelanggannya serta masyarakat,” ungkapnya.

Membuka kemungkinan tanpa batas dan mendorong inovasi

Penggabungan platform terpadu Oracle Management Cloud untuk Pengoperasian IT dan kemampuan inovatif Machine Learning (ML), seperti korelasi dan pengelompokan data, dapat memberikan banyak wawasan baru. Dengan ini, perusahaan dapat mengetahui pengalaman pelanggan, progress kinerja dan meningkatkan kecepatan respon untuk tiap hal, serta melakukan efisiensi berbagai biaya.

“Melalui penggunaan Oracle Management Cloud dan ML, kami dapat mengukur dan mengidentifikasi berbagai masalah, serta secara proaktif merespon tiap hal dalam hitungan menit. Peningkatan kualitas pelayanan yang terjadi, mengurangi keluhan pelanggan hingga 70 persen. Dengan hasil yang signifikan tersebut, maka aplikasi teknologi ini dalam bisnis JNE dapat dikembangkan di waktu yang akan datang,” kata M. Feriadi, Presiden Direktur JNE.

Selain berinovasi dengan Oracle Management Cloud dan Machine Learning, JNE pun mendapat penghargaan karena mengoptimalkan penggunaan Oracle Autonomous Database, yaitu inovasi andalan Oracle sampai saat ini.

Staf IT perusahaan tersebut sekarang dapat mengurangi jumlah pekerjaan manual yang harus dilakukan karena sifat swa-kendara, swa-pengamanan dan swa-perbaikan Autonomous Database, misalnya memungkinkan diciptakannya lingkungan gudang data yang lengkap dalam hitungan menit.

Hasilnya, staf IT bisa fokus pada inovasi dan mengkolaborasikan lebih banyak tim antar departemen, yang memungkinkan mereka membuat laporan pasar secara real-time dan bertindak secara cepat. Tidak hanya itu, solusi otomatis juga memungkinkan perusahaan memberikan akses kepada pelanggan untuk melihat pengiriman mereka setiap saat secara online, dan secara mandiri. Hal ini meningkatkan kepuasan pelanggan secara dramatis.

Davian Omas, Managing Director of Oracle Indonesia, menjelaskan: “Zaman sekarang, di mana bisnis tidak bisa berhenti karena alasan takut kalah bersaing, reliabilitas dan keamanan, serta teknologi otomatis sangat penting. Di masa lalu, IT bertugas menyediakan data dan menganalisis lini bisnis yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan mereka, tetapi prosesnya membutuhkan waktu dan usaha yang sering kali terlalu banyak waktu dan usaha,” ujarnya.

Davian menambahkan bahwa saat ini alat intelijen cerdas digunakan untuk yang menjalankan analisis bisnis secara otomatis.

“Masa depan analisis adalah akses mandiri intelligent insights. Dengan memanfaatkan analisis terintegrasi dan tertanam machine learning, intelligent insights menyajikan informasi yang tepat kepada orang yang tepat, pada saat yang tepat, menggunakan perangkat pilihan,” pungkasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Subholding Gas Bersinergi Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM

YOGYAKARTA – Subholding Gas Grup sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) bersinergi dalam menyerahkan bantuan oksigen sebanyak...

Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

SEMARANG - Dibalik megahnya Ibu Kota Jawa Tengah ternyata masih ada wilayah terpinggirkan yang masyarakatnya tidak berkesempatan menikmati lezatnya...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pertamina MOR IV Bagikan 8.026 Paket Daging Qurban untuk Warga Sekitar

SEMARANG – Merayakan Idul Adha 1442 H, Pertamina melaksanakan potong hewan qurban dengan total sebanyak 85 ekor yang terdiri...

Stimulus Kelistrikan, Upaya Pemerintah Membantu Masyarakat di Tengah Pandemi

JAKARTA - Selama Pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia cukup banyak mengeluarkan program bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda