Kemenpar Bakal Jadikan Rest Area Tol Dipenuhi Kuliner Khas Daerah Setempat

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat memberi keterangan kepada media, Jumat (4/1).

SEMARANG- Kementerian Pariwisata bakal menjadikan rest area di jalan tol Trans Jawa dipenuhi dengan kuliner khas daerah setempat. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan pariwisata dan ekonomi warga di sekitar lokasi tol.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, Peta Kuliner Trans Jawa  yang sebelumnya dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beberapa waktu lalu sangat bagus dan viral. Hal itu disebutnya memacu Kemenpar untuk segera menjadikan rest area tol dipenuhi kuliner daerah setempat.

“Nanti akan kita buat di rest area ada showroom masing-masing daerah sekitar situ. Misalnya sedang lewat Semarang showroomnya Semarang, kita lewat Salatiga ada showroomnya Salatiga dan sebagainya,” kata Arief di Semarang, Jumat (4/1).

Dikatakan, bagi pengguna tol yang ingin menemukan kuliner khas daerah setempat dengan rasa yang lebih enak namun terpaksa keluar tol, pihaknya akan mengusulkan agar ketika keluar tol tidak dikenai biaya tambahan.

“Kalau ada yang keluar masuk ada tambahan tol, orang cenderung tidak mau. Saya ingin usulkan ke pengelola tol masuk pada hari yang sama jangan kena charge,” jelasnya.

Disebutnya, pihaknya mengupayakan pengguna tol mendapatkan diskon 20% agar kuliner di daerah-daerah setempat tersebut dapat berkembang.

“Biar makan dulu, masuk tol lagi jangan di charge. Ini agar semudah mungkin sehingga akan berkembang. Dan di Semarang Pengen di sini yang terkenal mangutnya, bandeng presto, lumpia dan wingko. Jadi keluar dapat diskon 20%,” tutupnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here