Ekonomi BisnisKenaikan Harga Bawang Merah dan Bensin Bawa Jateng Inflasi

Kenaikan Harga Bawang Merah dan Bensin Bawa Jateng Inflasi

-

- Advertisment -spot_img

Istimewa.

SEMARANG- Kenaikan harga bawang merah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi penyumbang inflasi terbesar di Jawa Tengah periode November 2018.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, penyebab utama inflasi Jawa Tengah November 2018 adalah naiknya harga bawang merah, bensin, kemudian disusul kenaikan harga beras, telur ayam ras dan angkutan udara, semen.

“Inflasi November tertinggi disebabkan kenaikan harga bawang merah yang menyumbang sebesar 0,0733%, dan kenaikan harga Pertamax menyumbang sebesar 0,350%,” kata Sentot, Senin (3/12).

Sedangkan, kata dia yang menahan laju inflasi yakni adalah turunnya harga semangka, bawang putih, kangkung, bayam, dan pepaya.

Secara komponen, lanjutnya inflasi di Jawa Tengah terjadi karena kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran yaitu kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,43%.

Kemudian diikuti kelompok bahan makanan sebesar 0,36, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dan kelompok sandang masing-masing sebesar 0,20%, kelompok perumahan, air, Iistrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,16%, kelompok kesehatan sebesar 0,11, dan keIompok pendidikan, rekreasi dan olahraga masing-masing sebesar 0,02%.

Ditambahkan, inflasi terjadi di enam kota SBH di Jawa Tengah. Kota Purwokerto mengalami Inflasi tertinggi yaitu sebesar 0,32% dengan IHK sebesar 131,18 diikuti inflasi di Kota Clacap sebesar 0,31% dengan IHK sebesar 137,11, Kota Kudus sebesar 0,29% dengan IHK sebesar 140,25, Kota Tegel sebesar 0,26% dengan IHK sebesar 130,74, Kota Surakarta sebesar 0,22% dengan IHK sebesar 128,57.

“Inflasi terendah terjadi di Kota Semarang sebesar 0,21% dengan IHK sebesar 132,22,” ucapnya.

Dilanjutkan, inflasi juga terjadi di enam ibukota provinsi di Pulau Jawa. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Serang sebesar 0,47% diikuti Yogyakarta sebesar 0,46%, Bandung sebesar 0,36%, DKI Jakarta sebesar 0,30% dan inflasi terendah terjadi di Kota Kota Semarang dan Kota Surabaya masing-masing sebeesar 0,21%. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN Berikan Bantuan Listrik Gratis di Jawa Tengah

SEMARANG - PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Jawa Tengah. Bantuan...

Pakai Smartfren di Realme C21 Ada Bonus Kuota 384 GB Hingga Hadiah Smart TV

JAKARTA - Smartfren kembali menghadirkan paket bundling terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kali ini pelanggan yang membeli smartphone Realme...

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

BOYOLALI -  PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12 pondok pesantren...

Apindo Semarang Jamin Perusahaan Bayar THR Secara Penuh

SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang memastikan perusahaan di kawasan ini akan membayar Tunjangan Hari Raya (THR)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Dipimpin Evolusi OLED, Lini TV LG Tahun 2021 Siap Meluncur

JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia (LG) mengeluarkan pernyataan kesiapan perusahaan dalam memperkenalkan lini TV terbarunya di tahun ini....

SIG Bukukan Laba Rp450,36 Miliar

*Kuartal I Tahun 2021 JAKARTA– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kuartal I tahun 2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda