Kerajinan Akar Kayu Jati Warga Semarang Tembus Mancanegara

Abdul Ghofur saat memamerkan patung kuda yang ia buat dari akar kayu jati.

SEMARANG – Inisiatif Abdul Ghofur berbuah manis setelah kerajinan patung akar kayu jatinya laris di pasar lokal maupun mancanegara.

Patung-patung karya warga asal Desa Branjang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ini telah tersebar di berbagai daerah bahkan ke negara di Asia, Eropa hingga Amerika.

Ghofur mengatakan, ide usahanya dimulai sejak tahun 2010. Inisiatif itu muncul setelah sering menemani buyer-buyer dari luar negeri yang belanja berbagai kerajinan asal Indonesia.

Berbekal kenalannya dengan buyer itulah, pemilik galeri Duta Craftindo ini akhirnya memberikan diri membuat kerajinan sendiri dan menawarkannya. Hasilnya diluar dugaan karena banyak buyer yang langsung terpikat.

“Untuk lokal saya memasok salah satunya ke Nirwana Resto & Stable untuk produk patung kuda dan sebagainya. Sedangkan untuk mancanegara mayoritas menyukai jenis produk berupa patung kayu seni instalasi dari akar jati alami dan beberapa negara yang pernah saya pasok yaitu Malaysia, UK, USA, Jerman, Irlandia, Belgia dan UEA,” katanya.

Dia mengatakan, semua patung dibuat dari bahan mentah alami yaitu akar kayu jati yang didatangkan langsung dari Blora dan Kendal.

Untuk membuat satu patung, lanjutnya membutuhkan waktu yang beragam tergantung kerumitan masing-masing patung.

Adapun pendanaan usaha, Ghofur mengaku beruntung karena bisa bermitra dengan Pertamina untuk memperoleh modal bisnis. Ia pun bergabung sebagai mitra binaan Pertamina pada 2013 lalu.

“Banyak manfaat yang saya rasakan sebagai mitra binaan Pertamina, diantaranya adalah kemudahakn dalam mendapatkan pinjaman lunak, sehingga memudahkan kami untuk mengembangkan usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Anna Yudhiastuti, mengatakan hingga Agustus 2020 Pertamina melalui MOR IV berhasil merealisasikan Program Kemitraan kepada UMKM sebesar Rp. 13.130.000.000 dan menargetkan realisasi penyaluran Rp. 18 milyar hingga akhir tahun 2020.

“Sejak Januari hingga Agustus 2020 telah bergabung sebanyak 174 mitra binaan UMKM dengan Program Kemitraan Pertamina khusus wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta,” jelasnya.

Disebutnya, program kemitraan yang dilaksanakan oleh seluruh BUMN bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha para pelaku UMKM.

“Seluruh BUMN ditugaskan oleh kementerian BUMN untuk membantu para pelaku UMKM yang kesulitan tersebut sehingga nawa cita untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dapat tercapai,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here