Mahasiswa Asal Demak Jadi Wisudawan Terbaik FUHum UIN Walisongo, Raih IPK 3,86

Wisudawan terbaik FUHum UIN Walisongo Semarang, M Taufiq Hidayat. Ia sukses meraih IPK 3,86.

SEMARNG – Mahasiswa asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah, M Taufiq Hidayat berhasil menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHum) UIN Walisongo Semarang, setelah berhasil meraih IPK 3,86.

Taufik lulus dengan judul skripsi “Pemahaman Ayat-Ayat Etika Jurnalistik dan Implementasinya di Lembaga Pers Mahasiswa Se-UIN Walisongo”.

Mahasiswa kelahiran Demak tahun 1994 itu mengatakan, tidak menyangka mendapat predikat wisudawan terbaik FUHum.

Diakuinya, selama kuliah terbilang cukup biasa-biasa saja. Tak jauh beda dengan mahasiswa lain. Namun, ada skala prioritas antara kuliah dan organisasi.

Adapun selama kuliah Taufik turut menjadi mahasiswa yang aktif di organisasi atau aktivis kampus yakni di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IDEA Fuhum. Ia tercatat menjadi Pimpinan Umum di LPM IDEA itu.

“Alhamdulillah. Saya bersyukur mendapat hasil yang memuaskan ini. Terimakasih kepada orang tua saya, bapak dekan, teman-teman LPM IDEA yang selalu mensupport segala kegiatan yang mendukung peningkatan kapasitas diri saya. Sehingga bisa sukses keduanya,” kata Taufiq, Rabu (6/3).

Taufiq mengemukakan, jangan sampai ada hal yang harus dikorbankan antara kuliah dengan aktif di organisasi. Apalagi sampai ada dikotomi antara aktivis dan akademis.

Menurutnya, sebagai seorang aktivis, tentu akan jauh lebih mudah untuk mendapatkan prestasi akademik.

“Sebagai aktivis tentunya lebih mudah untuk mendapatkan prestasi akademik, karena kita lebih terbiasa mengasah pola pikir dan sebagainya yang dapat membuat kapasitas diri kita jauh lebih baik,” ujarnya.

Dia berpesan bagi seluruh mahasiswa UIN Walisongo, bahwa proses pembelajaran tidak hanya di kampus. Banyak ilmu yang di dapat di luar sehingga harus benar-benar dimanfaatkan. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here