Marak Teror Pembakaran Kendaraan, Juliari Ajak Warga Semarang Tingkatkan Kewaspadaan

Anggota Komisi VI DPR Juliari Peter Batubara saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (18/2).

SEMARANG- Anggota Komisi VI DPR Juliari Peter Batubara mengajak warga Kota Semarang meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya kejadian teror pembakaran kendaraan di Semarang belakangan ini.

Menurut Juliari, teror tersebut menjadi peringatan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian dan keamanan saja, namun seluruh warga harus ikut menjaga keamanan wilayah sekitarnya.

“Ini saatnya kita mengaktifkan siskamling, karena kalau kita ikut menjaga akan lebih tahu lingkungan kita, sehingga potensi gangguan lingkungan bisa dihindari,” ujar Legislator dari PDI Perjuangan ini di Semarang, Senin (18/2).

Dia mengatakan, teror tersebut harus dihadapi bersama-sama baik dari pemerintah, lurah, camat dan warga menjaga keamanan bersama-sama.

Disebutnya, kasus tersebut diinisiasi oleh pihak-pihak yang tidak ingin Kota Semarang aman dan tenang. Ia pun menduga aksi tersebut dilakukan bukan oleh orang amatir melainkan mereka telah terlatih.

“Saya kira mereka adalah orang-orang yang terlatih. Mereka bisa membaca situasi sehingga bukan amatir. Jadi harus meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya.

Adapun sebelumnya, kasus pembakaran kendaraan bahkan dilakukan saat siang hari, yakni dua sepeda motor terbakar di Jalan Candi Prambanan Timur IV nomor 10 RT 4 RW 11 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Sabtu (16/2) pukul 10.00 WIB.

Dua motor yang terbakar merupakan milik penghuni kos yang tinggal di rumah tersebut.

Kedua kendaraan itu berjenis Honda Tiger bernomor polisi H 3894 KM dan Honda Vario bernomor polisi H 5733 AJW.

Kejadian pembakaran ini pertama kali diketahui oleh pegawai Kelurahan Kalipancur. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here