UmumMenag Resmikan Layanan Terpadu Satu Pintu di Jateng

Menag Resmikan Layanan Terpadu Satu Pintu di Jateng

-

- Advertisment -spot_img

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin, saat meresmikan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Senin (31/12).

SEMARANG- Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin, meresmikan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Senin (31/12).

Lukman Hakim Saifudin mengatakan, peresmian gedung PTSP ke-34 di Jateng merupakan inovasi yang dilakukan guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat khususnya bidang keagamaan.

“PTSP di Kanwil Kemenag Jateng ini merupakan wujud kami untuk mendekatkan diri kepada pelayanan masyarakat. Harapan kami, tidak hanya di tingkat Provinsi, namun di seluruh kantor agama di Kabupaten/Kota juga menerapkan hal ini,” kata Menteri Agama  RI Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman menambahkan, kemajuan teknologi informasi saat ini harus dioptimalkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan memanfaatkan sistem IT ini, kami ingin memberikan pelayaan, mudah, murah cepat, sehingga masyarakat bisa mengakses semua informasi pelayanan khususnya ikhwal keagamaan di manapun,” terangnya.

Peresmian Gedung PTSP di Kanwil Kemenag itu disambut baik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurutnya, apa yang dilakukan Kemenag sejalan dengan Pemprov Jateng dalam mewujudkan pelayanan mudah, murah, cepat, transparan dan akuntabel.

“Sehingga dengan inovasi ini, masyarakat sekarang tidak perlu bingung mendapatkan informasi keagamaan, misalnya informasi pernikahan, haji dan umroh, mencari penceramah, sekolah di madrasah, pondok pesantren dan semua informasi yang ditangani Kemenag. PTSP ini menjadi jembatan agar semua pelayanan itu dapat sampai dan dinikmati masyarakat lebih cepat, tentunya mudah dan murah,” terangnya.

Yang menjadi pekerjaan rumah saat ini menurut Ganjar adalah bagaimana menyosialisasikan inovasi itu kepada masyarakat. Sebab tidak dipungkiri, masih ada masyarakat yang belum begitu melek terhadap perkembangan teknologi.

“Jadi harus disosialisasikan terus agar masyarakat tahu. Sama dengan Pak Menteri, saya juga berharap inovasi ini dapat dijalankan di seluruh Kantor Kemenag di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah,” tutupnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

LG Borong 31 Red Dot Award

JAKARTA- Tak hanya dari inovasi, kepiawaian LG dalam meramu produk elektroniknya juga menyentuh hingga penciptaan desain yang mengesankan. Sebagai...

CIMB Niaga Perkuat Kapabilitas OCTO Mobile Jadi Super App

JAKARTA- Seiring meningkatnya aspirasi nasabah terhadap layanan finansial berbasis digital, perbankan terus berinovasi meningkatkan kapabilitas platform digitalnya, sehingga dapat...

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of...

XL Axiata Luncurkan Paket Keluarga ‘AKRAB’

*Berbagi Kuota, Berbagi Kebersamaan JAKARTA- Menyambut bulan Ramadan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan produk inovatif yang bisa mempererat...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Realme 8 dan 8 Pro Kini Hadir di Semarang dan Yogyakarta, Dijual Mulai Rp 3,5 Jutaan

SEMARANG – Realme, merek smartphone Favoritnya Anak Muda mulai meluncurkan realme 8 dan 8 Pro, realme Buds Air 2...

Sido Muncul Sumbang Rp500 Juta Korban Banjir NTT Lewat Kemensos

JAKARTA- Banjir bandang yang melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (4/4/2021), telah menelan ratusan korban...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda