Ekonomi BisnisNilai Tukar Petani Jateng Meningkat 0,01 Persen di Desember...

Nilai Tukar Petani Jateng Meningkat 0,01 Persen di Desember 2019

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah pada Desember 2019 sebesar 106,00 atau naik 0,01 persen dibanding NTP bulan sebelumnya sebesar 105,99.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono mengatakan, kenaikan NTP karena dipengaruhi oleh adanya kenaikan Indeks Harga Yang Diterima Petani (It) serta penurunan Indeks Harga yang dibayar Petani (Ib)

“Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani naik 0,201 persen, lebih tinggi dibandingkan Indeks Harga Yang Dibayar Petani yang hanya sebesar 0,195 persen,” ujar Sentot, Kamis (2/01/20).

Dia mengatakan, dari lima subsektor pertanian komponen penyusun NTP, ada dua subsektor yang mengalami kenaikan indeks yaitu pada subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat dan subsektor Perikanan.

“Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat mengalami kenaikan 0,72 persen, dan subsektor Perikanan naik 0,49 persen. Sementara tiga subsektor yang mengalami penurunan indeks yaitu subsektor Tanaman Pangan turun 0,02 persen, subsektor Hortikultura turun 0,34 persen, dan subsektor Peternakan turun 0,19 persen,” jelasnya.

Sebagai informasi, NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar oleh petani.

NTP menjadi salah satu indikator untuk melihat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Adapun titik inflasi NTP berada di angka 100, sehingga ketika NTP berada di tingkat 100 berarti harga yang digunakan oleh petani habis dibayarkan untuk kebutuhan mereka, baik itu untuk konsumsi rumah tangga maupun produksi.

Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

BSI Cetak Laba Bersih Rp 1,48 Triliun di Semester I 2021

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) berhasil menorehkan kinerja impresif sepanjang semester I 2021 dengan membukukan laba...

PLN Cetak Laba Bersih Rp6,6 Triliun di Semester I 2021

JAKARTA- Di tengah tekanan pandemi Covid-19, PLN berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp6,6 triliun hingga semester I 2021. Berdasarkan...

Setahun Hadir di Bandung, Pengguna Internet Rumah “XL Home” Naik 200%

BANDUNG- Layanan internet fiber XL Home dari PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kini telah hadir di sebagian daerah...

Nikmati Promo Khusus dari Hotel Santika Pekalongan untuk Penerima Vaksin Covid-19

PEKALONGAN - Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait vaksinasi masyarakat Indonesia Hotel Santika Pekalongan memberikan promo khusus kepada para...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Tim Siaga Bencana di Semarang Dilatih Membuat Eco Enzyme

SEMARANG - Meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid 19 di awal tahun 2021 ini, menjadi perhatian khusus Palang Merah Indonesia...

Sinergi Telkomsel dan Gojek, Perkuat Produktivitas Mitra UMKM Hadapi Pandemi

JAKARTA– Melanjutkan sinergi yang telah dibangun, Telkomsel dan Gojek kembali menghadirkan kolaborasi pada layanan unggulan keduanya untuk meningkatkan produktivitas...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda