Pedagang Ikan Hias di Johar Keluhkan Sempitnya Lokasi Parkir

SEMARANG – Pedagang ikan hias di kawasan Johar, Semarang mengeluhkan ketersediaan tempat parkir yang sangat sempit, sehingga membuat calon pembeli kabur.

Pedagang Ikan Hias, Iis setiawan (38) yang sudah belasan tahun berdagang di kawasan ini, mengatakan, akibat ketersediaan lahan parkir yang minim tersebut membuat omzetnya turun, bahkan hingga 50 % per harinya.

“Sejak pindah di sini sepi ya, biasanya dapat lumayan, kemarin saja cuma dapat Rp 100.000 itu buat menambal keperluan sana-sini, jadi belum ada untungnya”, katanya, Selasa (9/4/19).

Hal senada juga dilontarkan, Bati (37) dan suamimya, pedagang aquarium dan aksesoris pendukung yang kini menempati kios kecil berukuran 2,5 x 2,5 m tersebut. Disebutnya ia bahkan pernah tidak mendapatkan untung sama sekali.

“Sepi banget sekarang, pernah sehari cuma laku Rp 50.000 dan pernah enggak laku sama sekali,” katanya.

Ia turut berharap agar revitalisasi pasar segera diselesaikan, sehingga para pedagang bisa menempati kios layak dan nyaman segala infrastruktur pendukungnya.

“Dulu janjinya dinas perdagangan itu pembangunan selesai sekitar dua bulan, tapi prosesnya baru segini, kita tunggu saja apa bisa selesai atau tidak tepat waktunya. Supaya semuanya enak pedagang enak pembeli enak,” terangnya.

Seorang pelanggan setia pasar ikan hias dari Pedurungan Semarang, Junaedi mengungkapkan, ia juga sempat malas untuk datang ke pasar ikan tersebut lantaran akses jalan dan parkir yang susah.

“Apalagi kalau datangnya sore, macet dimana mana mau parkir disini susah, mau parkir disitu buat akses lewat kendaraan,” ujarnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here