Ekonomi BisnisPenerapan Kantong Plastik Berbayar Dinilai Belum Efektif, Ini Alasannya

Penerapan Kantong Plastik Berbayar Dinilai Belum Efektif, Ini Alasannya

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Pakar Lingkungan Universitas Diponegoro Sudharto P Hadi, menilai penerapan kantong plastik berbayar yang dilakukan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) tidak akan efektif.

Menurutnya, nominal Rp 200 yang dikenakan tidak akan membuat calon pembeli kapok lantaran masih terlalu kecil.

“Kalau pandangan saya plastik berbayar Rp 200 masih terlalu kecil, tidak akan membuat orang kapok, mereka tidak apa-apa membayar,” ujar Sudharto, Selasa (19/3/19).

Disebutnya, yang paling urgen sebenarnya adalah memperbaiki budaya dari manusianya agar tidak membuang sampah sembarangan. Sebagai individu wajib menyadari pentingnya menjaga lingkungan.

“Itu memang ide bagus untuk mengurangi sampah plastik. Namun yang paling manjur yakni dari kita, prilaku kita. Sebagai individu mulai sekarang, ketika belanja bawa tas sendiri mengurangi plastik, lalu prilakunya disebar kepada keluarga dan teman, kemudian menjadi gerakan sosial yang mampu memberi Kontribusi signifikan,” jelasnya.

Dikatakan, program bank sampah yang sudah berjalan sejauh ini cukup signifikan mengurangi sampah hingga 20% – 25%. Kegiatan ini cukup bagus dan bisa diteruskan, karena berbagai sampah bisa diolah menjadi barang yang bernilai jual.

Dilanjutkan, di samping kesadaran dari masyarakat, perusahaan juga memiliki tanggungjawab mengolah sampah dari hasil produknya. Ditambah sebagai produsen pun bisa membuat kemasan yang dapat didaur ulang dengan cepat.

“Perusahaan juga harus bersedia mengumpulkan kembali sampahnya dari masyarakat yang kemudian diberikan uangnya (dibeli). Disamping sebagai konsumen ada tanggung jawab dari produsen juga,” tandasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN UP2D Garap Pemeliharaan Kubikel GI Mranggen

SEMARANG- PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan DIY, pada Minggu (21/11/2021) telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin...

BCA Hadirkan Bakti Sosial Operasi Katarak Bersama Perdami

PURWOKERTO, 27 November 2021 – Katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan bagi indera penglihatan yang dapat diderita siapa saja....

DPD MKGR Jawa Tengah Dukung Airlangga Hartarto Jadi Presiden

SEMARANG - Pelantikan Pengurus DPD Ormas MKGR Jawa Tengah digelar di Ballroom Hotel Santika Kota Semarang, Sabtu (27/11/2021). Sebelumnya, Musda...

SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart

JAKARTA - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda