Pengguna Vape Meningkat Imbas Kenaikan Cukai Rokok

Istimewa.

SEMARANG – Pengguna vape diyakini semakin meningkat seiring adanya kenaikan cukai rokok yang ditetapkan oleh pemerintah di awal tahun ini.

Ketua Bidang Produksi Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Eko Prio HC, mengatakan, naiknya cukai rokok akan membuat masyarakat berlaih menggunakan rokok elektrik karena dinilai lebih murah dibandingkan rokok.

“Perpindahan dari rokok ke vape mungkin akan ada pada tahun ini, pada tahun 2019 misalnya pertumbuhan pengguna vape di Indonesia mencapai 375 persen,” katanya, Senin (13/1/20).

Dijelaskan, pada 2020 ini cukai liquid vape tidak mengalami kenaikan, karena pada 2018 lalu, cukai liquid telah dikenakan biaya cukai tertinggi sebesar 57 persen.

“Kalau tahun ini ngga ada kenaikan untuk cukai vape, bahkan mungkin tidak ada. Namun untuk harga jual eceran mungkin tetap akan ada kenaikan,” jelasnya.

Terkait besarnya perpindahan, pengguna rokok tembakau ke rokok elektrik, lanjut pria yang akrab disapa Eko ini, diprediksi akan berkisar diangka kurang dari 50 persen.

Adapun data yang ada, lanjutnya pengguna rokok elektrik di Indonesia saat ini mencapai 1,2 hingga 1,5 juta orang.

“Pengguna vape tertinggi masih ada di pulau Jawa, angkanya mencapai 35 persen. Produksi liquid sendiri, seiring dengan perpindahan ini, juga dipastikan akan ada kenaikan,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here