UmumPerbaikan Jalan Rusak Jadi Prioritas Pembangunan di Solo Raya

Perbaikan Jalan Rusak Jadi Prioritas Pembangunan di Solo Raya

-

- Advertisment -spot_img

SEMARNG – Persolan jalan rusak menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memimpin Musrenbangwil se eks Karesidenan Surakarta di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin (4/3). Sebab dari sejumlah laporan yang diterimanya melalui aplikasi Lapor Gub, banyak masyarakat di berbagai wilayah eks Karesidenan Surakarta seperti Solo, Klaten, Wonogiri, Sragen, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar yang mengeluhkan kondisi jalan rusak.

Menurut Ganjar, ternyata masih banyak infrastruktur jalan yang kondisinya belum layak. Sehingga, masyarakat menaruh perhatian cukup banyak pada persoalan itu.

“Hampir semua laporan yang masuk ke saya di wilayah Solo Raya ini adalah persoalan infrastruktur jalan. Makanya saya minta ada perhatian serius dari Bupati/Wali Kota untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan ini,” kata dia sebagaimana dalam keterangan tertulis.

Tidak hanya membangun, namun perbaikan infrastruktur jalan lanjut Ganjar juga harus disertai kebijakan lain. Sebab selain karen faktor cuaca dan alam, kerusakan jalan sebagian besar disebabkan karena kendaraan yang ada di atasnya mengalami over dimension dan overload (ODOL).

“Jadi harus dilakukan kebijakan lain untuk menjaga infrastruktur awet. Saya minta masing-masing Kabupaten Kota membuat tim reaksi cepat untuk merespon persoalan ini dan membuat kebijakan-kebijakan untuk menjaga kualitas infrastruktu tetap awet,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Ganjar mewanti-wanti bahwa Musrenbangwil bukan hanya ajang bagi-bagi uang. Namun kegiatan itu harus benar-benar digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dialami masyarakat.

“Berbagai persoalan harus diselesaikan, mulai idiologi, ekonomi, pemberdayaan, perlindungan perempuan dan anak, penyandang disabilitas dan sebagainya. Semuanya harus terbuka dan cepat dalam merespon dan menindaklanjuti aduan warga,” pungkasnya.

Selain dihadiri oleh Gubernur, Musrenbangwil se eks Karesidenan Surakarta dihadiri oleh Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, Bupati/Wali Kota se eks Karesidenan Surakarta dan Anggota DPD RI, GKR Ayu Koes Indriyah. Juga, acara dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat mulai penyandang disabilitas, perwakilan forum anak, LSM dan sebagainya.

Dalam sambutannya, GKR Ayu Koes Indriyah meminta pemerintah tidak hanya fokus pada persoalan pembangunan infrastruktur. Namun, pembangunan di sektor kebudayaan juga harus diperhatikan.

“Saya titip, kalau bisa dianggarkan untuk seperangkat gamelan di desa-desa. Sebab saya sedih, setiap ada acara, musiknya dari kaset,” kata dia.

Jawa Tengah lanjut Koes, merupakan sumber kebudayaan tradisional yang diakui oleh dunia. Berbagai cara harus dilakukan untuk melestarikan budaya dan tradisi nenek moyang.

“Apa yang ada di Jateng ini, semua kearifan lokal dan budaya tradisi harus dilestarikan. Meskipun tidak mudah, namun kalau tidak ada upaya saya khawatir kebudayaan ini akan lenyap,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Penerimaan Pajak Jateng I Capai Rp 24 Triliun hingga November 2021

SEMARANG - Kinerja penerimaan Pajak Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I hingga tanggal 30 November 2021 tercatat adanya pertumbuhan...

Erick Thohir Tunjuk Darmawan Prasodjo Jadi Direktur Utama PLN

JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021 memutuskan mengangkat dan menetapkan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama...

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Kesiapan Sarfas Pertamina

SEMARANG - Guna memastikan seluruh kegiatan operasi dan layanan kepada masyarakat berjalan dengan lancar di tengah kondisi pandemi, Komisaris...

PLN Berikan Gerobak Motor Listrik Kepada UKM, Tingkatkan Produktivitas

SEMARANG – PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jawa Tengah...
- Advertisement -spot_imgspot_img

SWI Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Aset Kripto

JAKARTA - Satgas Waspada Investasi (SWI) meminta masyarakat untuk mewaspadai penawaran investasi aset kripto yang saat ini marak agar...

PGN Siap Kembangkan Pasar Gas Bumi Jawa Tengah

JAKARTA - Dalam rangka mewujudkan penyediaan gas bumi untuk Jawa Tengah, PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda