Ekonomi BisnisPhapros Raih Anugerah PROPER Kategori Hijau dari KLHK

Phapros Raih Anugerah PROPER Kategori Hijau dari KLHK

-

- Advertisment -spot_img

Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami (Emmy).

JAKARTA – PT Phapros, Tbk yang merupakan anak usaha dari PT Kimia Farma (Persero), Tbk menerima anugerah penghargaan PROPER kategori Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK) hari ini, Rabu (8/1/20) di Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

PROPER merupakan Program Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup yang juga menjadi salah satu program unggulan KLHK di bidang pengendalian pencemaran, kerusakan lingkungan hidup, dan pengelolaan limbah B3.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya yang membuka anugerah penghargaan tersebut mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi dari 2.045 perusahaan, maka telah ditetapkan peringkat kinerja perusahaan pada PROPER periode 2018 – 2019 terdapat 2 perusahaan yang masuk kategori hitam, 303 perusahaan kategori merah, 1.507 perusahaan kategori biru, 174 perusahaan kategori hijau, dan 26 perusahaan kategori emas.

Siti Nurbaya menambahkan bahwa PROPER tak hanya mendorong perusahan untuk menjaga lingkungan, tapi juga melakukan program pemberdayaan masyarakat serta inovasi guna meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta efisiensi di segala bidang.

Di sisi lain, Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami (Emmy) mengatakan bahwa PROPER Hijau periode 2018 – 2019 ini adalah PROPER Hijau ke-7 yang diperoleh produsen Antimo ini terhitung sejak tahun 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017 dan 2019.

Emmy menjelaskan bahwa Phapros selalu berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penghargaan ini membuktikan bahwa Phapros merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan prinsip ekonomi hijau, di mana beberapa elemen yang ada di dalam prinsip ekonomi hijau adalah efisiensi energi, konservasi air, perlindungan keanekaragaman hayati dan penurunan emisi.

“Selain melaksanakan program CSR yang terintegrasi, kami juga berinvestasi di bidang teknologi yang ramah lingkungan. Beberapa teknologi ramah lingkungan yang kami gunakan yaitu panel surya (solar panel), mesin pendingin berbasis hidrokarbon yang ramah lingkungan bekerjasama dengan Kementerian ESDM (green chiller “NAMA”), serta teknologi Compress Natural Gas (CNG) yang digunakan untuk konversi bahan bakar solar ke gas pada area produksi obat kami di Semarang,” terangnya.

Emmy menambahkan total penghematan yang dilakukan oleh perusahaan berkode saham PEHA ini bisa mencapai Rp 1,5 miliar per tahun dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan. Ke depannya, Phapros akan membidik level tertinggi pada penghargaan tersebut, yakni peringkat emas. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Subholding Gas Bersinergi Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM

YOGYAKARTA – Subholding Gas Grup sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) bersinergi dalam menyerahkan bantuan oksigen sebanyak...

Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

SEMARANG - Dibalik megahnya Ibu Kota Jawa Tengah ternyata masih ada wilayah terpinggirkan yang masyarakatnya tidak berkesempatan menikmati lezatnya...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pertamina MOR IV Bagikan 8.026 Paket Daging Qurban untuk Warga Sekitar

SEMARANG – Merayakan Idul Adha 1442 H, Pertamina melaksanakan potong hewan qurban dengan total sebanyak 85 ekor yang terdiri...

Stimulus Kelistrikan, Upaya Pemerintah Membantu Masyarakat di Tengah Pandemi

JAKARTA - Selama Pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia cukup banyak mengeluarkan program bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda