Prisma Dukung Peningkatan Pendapatan Petani Miskin di Jateng

SEMARANG –  Prisma bersama dengan pihak swasta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bekerja sama untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan petani di 22 kabupaten di Jateng.

Sebanyak 17 komoditas pertanian unggulan seperti kacang tanah, jagung, padi dan sapi pedaging akan menjadi fokus kerja Australia-Indonesia Partnership for Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture (Prisma) di Jawa Tengah.

Head of Communications and Government Relations Unit Prisma, Muhammad Karim Wirasaputra mengatakan, kerja sama antara Prisma dengan Pemprov Jateng akan dilakukan selama empat tahun atau 2019 – 2023 dengan tujuan untuk menyelaraskan visi dan strategi di sektor pertanian serta memperkuat sinergi antar pihak.

“Komitmen dari semua pemangku kepentingan menjadi kunci bagi upaya bersama dalam meningkatkan performa sektor pertanian. Prisma bangga berkolaborasi dengan pelaku usaha industri pertanian guna mendukung agenda prioritas Pemprov Jateng untuk mempercepat dan memperluas manfaat bagi lebih banyak petani,” ujarnya, Kamis (19/12/19).

Dia menjelaskan, Prisma bekerjasama dengan berbagai pelaku pasar pertanian, termasuk sektor swasta dan pemerintah daerah untuk bersama mencari solusi yang memberikan insentif berkelanjutan bagi setiap pihak yang terlibat dalam rantai pasar pertanian.

Sebagai contoh, di sektor kacang tanah, Prisma bermitra dengan PT GarudaFood Putra Putri Jaya Tbk untuk meningkatkan suplai kacang tanah lokal (ose dan biji tiga basah) melalui skema kemitraan dengan petani.

Kemitraan ini membantu petani dalam meningkatkan produktivitas yang selama lima tahun belakangan ini relatif stagnan (1,3-1,5 ton/ha), juga membuka akses ke pembeli berskala besar (off-taker). Selain itu, Prisma juga mempromosikan layanan pengupasan kacang serta alat panen dan paska-panen.

“Upaya ini ditujukan supaya petani dapat meningkatkan efisiensi pada saat panen dan mendapatkan harga jual yang lebih baik dengan proses pengeringan/pengupasan kacang tanah,” katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo, memberikan respon yang positif kepada rencana kerja Prisma di Jawa Tengah tersebut.

“Kami menyambut baik inisiatif PRISMA untuk memperkuat pasar bagi berbagai komoditas sektor pertanian. Kami berharap kehadiran Prisma dapat mendukung target pembangunan pertanian di Jawa Tengah hingga tahun 2023, terutama guna meningkatkan kesejahteraan petani kecil,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here