Pulang Coffee: Nongkrong Enak Serasa di Rumah Sendiri

Owner Pulang Coffee, Rifqi Abdi Farhan saat demo kopi andalan di coffe shop miliknya, Kamis (23/1/20).

SEMARANG – Mencari tempat nongkrong yang nyaman dan kekinian di Semarang, tidak ada salahnya datang ke Pulang Coffee And … di Jl Menteri Supeno No 22A Kota Semarang.

Coffe shop yang satu ini mengusung konsep unik yang membuat siapa saja yang datang seakan tengah pulang ke rumah sendiri.

Konsep interior Pulang Coffee mengikuti bentuk bangunan yaitu rumah tua, yang dijadikan Coffee Shop yang seperti rumah identik sebagai tempat untuk pulang.

Pulang Coffee sendiri mulai beroperasi pada bulan Oktober 2019, didirikan oleh Dewanda Maulana dibantu sang isteri Goflta Dharana dan sahabatnya Rifqi Abdi Farhan.

“Konsepnya berupa rumah kosong, nama apa yang masuk dengan konsep rumah ini, identiknya kata pulang itu rumah, jadi dicari nama yang sedekat mungkin yaitu nama Pulang. Harapannya dengan nama Pulang sendiri orang orang akan merasa nyaman dan bebas seperti di rumah sendiri,” kata Dewanda sang pemilik, Kamis (23/1/20).

“Sedangkan makna (titik tiga) adalah ‘dan lain lain’ jadi dalam memaknai akan diserahkan pada persepsi orang – orang untuk mengisi titik – titik tersebut sebagai teman dari kata kopi itu sendiri,” sambungnya.

Dia mengatakan, menu andalan dari Pulang Coffee adalah kopi ala Pulang yang dikenal dengan Our Signature dengan jenisnya yang diberi nama Creme Brulee, Espresso Tonic, Kopi Soklat, dan Sacudelo Expresso.

“Kita yang rekomendasi ada Sacudelo Expresso, itu espresso yang dikocok dan diberi campuran seperti infused mango, strawberry syrup, serta sedikit perasan lemon, tanpa menghilangkan rasa kopi itu sendiri,” ujarnya.

Kemudian lanjutnya, ada Espresso Tonic yang pada dasarnya tidak memakai gula, namun mengikuti taste customer yang senang dengan rasa manis maka diberi sedikit gula untuk mendapat rasa manis. Sedangkan Creme Brulee lebih menekankan dengan penggunaan gula bakar.

“Untuk Es Kopi Pulang seperti es kopi pada umumnya, es kopi gula aren dengan tambahan cream cheese dengan tekstur creamy, oily, dan manis,” ucapnya.

Sementara itu, Rifqi menambahkan, Pulang Coffee tidak mehighlight menu – menu yang ada karena idealis terhadap pecinta kopi yang beranggapan kopi pahit, tidak menggunakan susu. Tetapi Pulang Coffee tetap menjual kopi susu karena kembali mengikuti taste khalayak umum yang suka manis.

“Ciri khas Pulang Coffee adalah campuran yang digunakan seperti soda, gula bakar, sirup menu yang ada di Pulang Coffee lebih menempatkan pada makanan khas rumahan. Sedangkan yang membedakan Pulang Coffee dengan coffee shop lain adalah adanya edukasi tentang rasa kopi melalui menu Pulang,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here