Rail Clinic Generasi Baru dan Para Pejuang 45, Lakukan Bakti Sosial Kesehatan di Stasiun Kaliwunggu

Salah satu warga mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar PT KAI Daop 4 Semarang di Stasiun Kaliwunggu, Kendal, Jawa Tengah, Rabu (7/11).

KENDAL- Sarana kereta api yang berfungsi sebagai rumah sakit berjalan di atas rel yang diberi nama “Rail Clinic” pada hari ini, Rabu, (7/11), melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis di Stasiun Kaliwunggu, Kendal, Jawa Tengah.

Rail Clinic yang terlibat dalam kegiatan ini, menggunakan sarana Rail Clinic generasi terbaru, yaitu Rail Clinic Generasi 4 yang dilengkapi dengan Rail Library / perpustakaan dan ruang pertemuan sosialisasi, selain berbagai ruang pengobatan yang telah ada.

Ada yang berbeda dengan kegiatan bhakti sosial rail clinic kali ini, yaitu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2018, sejumlah mahasiswa Undip dari Program Ilmu Komonikasi 2016 yang turut serta membantu menjadi tenaga sukarelawan pada kegiatan ini, melayani para pengunjung Rail Clinic dengan menggunakan baju perjuangan era kemerdekaan tahun 1945.

Selain itu, mereka juga membagikan sejumlah bendera merah putih dan balon kepada para pengunjung acara bhakti sosial secara cuma-cuma. Hal ini mereka lakukan, agar generasi muda Indonesia bisa menghayati arti dari nilai – nilai kepahlawanan.

Adapun fasilitas “Rail Library atau Kereta Pustaka” yang menjadi bagian dari unit Rail Clinic Generasi Ke-4 ini, dilengkapi fasilitas perpustakaan buku, majalah, video dan e-book. Koleksi materi perpustakaan yang ditampilkan pada kegiatan bakti sosial kali ini terdiri dari 350 judul buku dengan jumlah 764 eksemplar, 63 judul e-book dan 65 koleksi video.

Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Yosita mengatakan, keterlibatan Rail Clinic generasi 4 di Stasiun Kaliwunggu ini, dilaksanakan dalam rangka melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI Daop 4 Semarang di sejumlah jalur rel kereta api.

“Dengan melibatkan unsur – unsur kewilayahan di Kaliwunggu, PT KAI Daop 4 melaksanakan serangkaian kegiatan bakti sosial yang terdiri dari pengobatan gratis kepada 300 undangan dari masyarakat sekitar Stasiun Kaliwunggu, pemberian kaca mata gratis kepada 50 siswa sekolah dasar yang terdapat di wilayah sekitar Stasiun Kaliwunggu (SDN 2 dan 3 Krajan Kulon, serta SDN 3 Kartoharjo), pemberian bantuan alat-alat olah raga, penyuluhan seputar kesehatan dan seputar peraturan keselamatan perjalanan kereta api, serta pembagian berbagai souvenir seperti balon dan mug,” kata Yosita.

Dikatakan, acara CSR dengan melibatkan sarana khusus perkeretaapian yang diberi nama Rail Clinic ini, sudah menjadi agenda tahunan di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang sejak 2016 yang lalu. Dimana pada tahun 2016 telah dilaksanakan di Stasiun Weleri dan Stasiun Kedung jati, kemudian di tahun 2017 telah dilaksanakan di Stasiun Mangkang dan Stasiun Randublatung.

Untuk tahun 2018 ini, dilaksanakan di tiga stasiun, yaitu di Stasiun Keradenan pada tanggal 28 Agustus 2018, Stasiun Gundih pada tanggal 30 Agustus 2018 dan selanjutnya Stasiun Kaliwungu pada tanggal 7 November 2018.

“Pelayanan kesehatan gratis di Stasiun Kaliwunggu dengan Rail Clinic ini, merupakan salah satu program rutin dari PT KAI sebagai salah satu bentuk kepedulian perusahaan transportasi tersebut kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar jalur KA dalam bidang fasilitas pelayanan kesehatan dan pendidikan. Semoga dengan adanya layanan Rail Clinic dan dilengkapi Rail Library di Stasiun Kaliwunggu ini, dapat membantu meningkatkan kesehatan dan mencerdaskan masyarakat sekitar Stasiun Kaliwunggu, ” Ujarnya.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto berharap, melalui kegiatan bhakti sosial yang melibatkan sarana Rail Clinik Generasi ke-4 ini, bisa terjalin komunikasi yang baik antara pihak PT KAI dengan masyarakat sekitar Stasiun Kaliwunggu.

“Diharapkan melalui komunikasi yang baik ini, bisa terjalin kerja sama yang harmonis antara PT KAI dan masyarakat sekitar Stasiun Kaliwunggu di dalam memajukan sektor perekonomian dan mendukung terhadap perkembangan transportasi perkeretaapian di wilayah ini,” Harap Suprapto. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here