REI: Penjualan Rumah 2018 Tak Sesuai Target

Salah satu pengunjung saat mengunjungi stand pengembang properti di Property Expo Semarang di Mall Ciputra, Semarang.

SEMARANG- DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah mencatat penjualan rumah melalui pameran sepanjang tahun 2018 mengalami penurunan. Tahun ini REI sudah menggelar 9 kali pameran dan angka penjualannya meleset dari target.

Ketua Panitia Property Expo Semarang, Dibya K Hidayat mengatakan, pada penutupan Property Expo Semarang ke-9 yang dihelat di Mall Ciputra terjual sebanyak 36 unit rumah. Meski jumlah tersebut cukup banyak, kata dia belum bisa mengejar pencapaian penjualan di tahun 2017 lalu.

“Pada tahun 2017 ada 407 unit yang terjual, namun hingga pameran yang ke-9, total penjualan baru 256 unit. Selisih cukup banyak, rasanya tak akan terkejar karena pameran tinggal satu kali,” kata Dibya, Rabu (21/11).

Dilanjutkan, secara keseluruhan target penjualan rumah di Jateng juga meleset. Di tahun 2018 DPD REI menargetkan menjual 11.000 unit baik rumah komersial maupun FLPP. Adapun penjualan rumah FLPP hingga saat ini haru terjual 8.000 unit.

“Secara keseluruhan, perolehan penjualan rumah DPD Jateng belum terpenuhi, baik FLPP maupun komersial,” ujarnya.

Dikatakan, melambatnya penjualan rumah FLPP diakibatkan lamanya proses izin, sedangkan khusus penjualan rumah komersial dipengaruhi kondisi makro ekonomi dan suhu politik saat ini yang sudah panas sehingga pembeli memilih menunggu.

Dilanjutkan, untuk mengejar target penjualan rumah FLPP pihaknya akan segera menggelar pameran khusus rumah FLPP yang akan digelar di Java Mall Semarang dari tanggal 22 November hingga 3 Desember 2018 mendatang.

“Mulai besok, REI Jateng akan mengadakan pameran khusus FLPP, ini untuk mengejar target,” jelasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here