Semifinal MKTIQ MTQ Nasional 2026, Kafilah Ditantang Gali Gagasan Ecotheology

SEMARANG – Sebanyak 12 peserta dari delapan provinsi, bersaing pada babak semifinal dalam Majelis Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKTIQ), dalam rangkaian lomba MTQ Nasional 2026 XXXI Jawa Tengah, di Aula Sasana Widyapraja BPSDMD Jateng, Rabu (16/9/2026).

Mengambil tema Ecotheology, para kafilah yang hadir di wilayah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen ini, ditantang menjabarkan pemikiran tentang lingkungan yang berkaitan dengan ayat-ayat Kalamullah.

Kafilah asal Aceh, Fathassururi mengatakan, tema tersebut sangat menarik, mengingat sejumlah fenomena ekologis kini terjadi di tanah air.

“Saya pribadi tantangannya itu menentukan permasalahan yang harus kita selesaikan saat ini, karena dengan begitu banyak kasus yang ada, gagasan seperti apa yang harus saya berikan,” ujar satu-satunya wakil dari “Tanah Rencong” itu.

Namun demikian, Fatha mengaku tetap optimistis. Sebab, tahun ini menjadi kali pertama kafilah asal Aceh mencapai babak semifinal.

“Saya sangat bersyukur, dan insyaallah semoga nanti memperoleh hasil terbaik,” harapnya.

Hal serupa diungkapkan kafilah asal Banten, Silvani Rizki Amalia. Untuk sampai ke tahap semifinal, dia mengaku memiliki waktu persiapan yang cukup sempit, sebab kini juga tengah menyelesaikan studi doktoral.

Namun demikian, Silvani tetap optimistis. Sebab, tema yang disajikan pada babak semifinal merupakan hal yang telah dia geluti selama studi.

“Ini tema yang saya banget. Di ecotheology, ketika kita menjelaskan suatu problematika atau paradoks, sudah terbayang mau angkat apa. Yang sulit justru babak penyisihan dengan tema kerukunan, karena bukan bidang saya,” urainya.

Terkait layanan selama lomba, baik Silvani maupun Fatha mengaku mendapat pelayanan terbaik dari panitia. Hal itu tercermin dari akomodasi, akses materi, hingga konsumsi yang diberikan sesuai kebutuhan.

Penanggung jawab Majelis KTIQ, Rondiyah menyampaikan, 12 kafilah yang bertanding berasal dari delapan provinsi. Yakni Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Bangka Belitung, Aceh, Sumatera Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Berbeda dari babak penyisihan, para peserta pada babak semifinal diberi waktu delapan jam, dari sebelumnya sembilan jam. Setelah perlombaan, penjurian akan dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026). Adapun babak final dihelat Jumat (18/9/2026).

“Ada 12 peserta, masing-masing enam putra dan enam putri. Adapun tema yang diambil Ecotheology, yang mengangkat keterkaitan Al-Qur’an dengan lingkungan serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat,” pungkas Rondiyah.***

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

Verified by MonsterInsights