556 Nelayan Kecil di Semarang Terima Bantuan Konverter Kit BBM ke BBG

Sekretaris Ditjen Migas Iwan Prasetya Adhi (kiri), Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Sales Branch Manager Pertamina MOR IV wilayah Kota dan Kabupaten Semarang, Alam Kanda dalam penyerahan paket bantuan konverter kit untuk nelayan kecil di Semarang, Senin (2/12/19).

SEMARANG – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta memberikan bantuan kepada 556 nelayan kecil di Kota Semarang berupa mesin dan konverter KIT BBM ke BBG.

Pembagian paket konverter kit untuk nelayan dilaksanakan di dua lokasi titik serah yaitu di TPI Mangunharjo sebanyak 205 paket dan Tambakmulyo sebanyak 351 paket.

Sekretaris Ditjen Migas Iwan Prasetya Adhi mengatakan, pembagian paket konversi BBM ke BBG untuk Nelayan ini merupakan kali pertama bagi nelayan Kota Semarang.

Pemberian bantuan tersebut, kata dia dilakukan sebagai upaya kemudahan akses energi di mana nelayan diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan.

“Manfaat dari LPG seperti emisi gas buang yang rendah akan membuat penurunan tingkat pencemaran lingkungan secara signifikan,” jelas Iwan saat penyerahan secara simbolis paket bantuan tersebut di TPI Mangunharjo, Mangkang, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Senin (2/12/19).

Disebutnya, paket yang dibagikan terdiri dari beberapa komponen yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dan lainnya).

“Melalui penggunaan konverter kit ini nelayan bisa lebih hemat 50 persen, satu tabung LPG 3 kg ini setara dengan bensin tiga liter jadi lebih hemat,” ujarnya.

“Uang dari penghematan biaya operasional melaut ini dapat digunakan untuk kebutuhan lainnya,” imbuhnya.

Dia menambahkan, sejak tahun 2016 hingga 2018 Pemerintah telah mendistribusikan sebanyak 47.554 unit paket konversi di 73 kabupaten/kota dan pada tahun 2019 ini dilaksanakan pembagian sebanyak 13.305 unit paket.

“Tahun 2020 kami menargetkan dapat membagikan kembali 40.000 unit paket konversi BBM ke BBG untuk Nelayan di 26 provinsi,” katanya.

Sales Branch Manager Pertamina MOR IV wilayah Kota dan Kabupaten Semarang, Alam Kanda mengatakan, sebagai lembaga penyalur BBM dan LPG, Pertamina akan mengoptimalkan penugasan dari pemerintah terkait konversi BBM ke BBG dengan menggunakan LPG 3 kg bersubsidi bagi nelayan.

“Nelayan kecil yang menggunakan mesin tempel berbahan bakar minyak menjadi prioritas kami dalan upaya konversi ke bahan bakar gas menggunakan LPG 3 kg bersubsidi. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden No.126 tahun 2015 tentang penyediaan, pendistribusian dan penetapan harga LPG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu nelayan penerima bantuan paket konverter kit, Rokhim (24) turut menyampaikan rasa bahagia dan kegembiraannya mendapatkan bantuan tersebut.

Menurutnya, kini bisa lebih hemat saat pergi mencari ikan. Apabila biasanya sekali melaut habis 3 liter dengan harga Rp 28 ribu, saat ini cukup satu tabung LPG 3 kg Rp 20 ribu saja.

“Syukur bisa dapat bantuan mesin dan konverter kit lengkap, kalau beli sendiri juga kan mahal. Pakai paket bantuan ini bisa LPG dan BBM sekaligus, jadi bisa jaga-jaga pas bensinnya habis,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here