Hadiri Tasyakuran HPN 2023, Dandim Ajak Pers Berjuang Melalui Karyanya

SEMARANG, ZONAPASAR.COM – Dandim 0733 Kota Semarang Kolonel Inf Honi Havana berharap Hari Pers Nasional (HPN) 2023 bisa dijadikan momentum untuk mendorong pers untuk berjuang melalui karya-karyanya.
Dandim menegaskan, pers sesungguhnya punya peran yang sama dengan TNI yaitu sebagai patriot atau pejuang untuk turut membangun masyarakat dan bangsa.
”Pada HPN ini hendaknya dijadikan momentum untuk mengembalikan kekuatan pers sebagai patriot, yang turut menjaga keutuhan negeri kita melalui karya-karyanya,” tegasnya dalam sarasehan kebangsaan sebagai bagian dari Tasyakuran HPN 2023 dan Ulang Tahun PWI ke-77 di Gedung Pers PWI Jawa Tengah, Kamis (9/2).
Dalam kesempatan ini Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jateng Hermoyo Widodo mengatakan sebagai pilar demokrasi, sejatinya peran media bukan sebatas memberitakan proses dan tahapan Pemilu, tapi punya tanggung jawab memberikan pencerahan edukasi demokrasi kepada masyarakat mengingat media massa punya pengaruh yang dahsyat bagi khalayak.
Untuk itu Ganjar meminta agar media massa bisa bersikap netral dan dapat mengawal proses Pemilu Presiden dan Pemilu Kepala Daerah 2024 agar berjalan lancar, damai hingga paripurna.
Dia juga menyampaikan harapannya, agar keberadaan pers bisa menjadi mitra kritis pemerintah, sebagai instrumen kontrol sosial juga turut mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.
”Menjadi insan pers bukan sekadar melakoni profesi mencari penghasilan, tapi lebih aktualisasi untuk melalukan perbaikan kualitas masyarakat melalui karyanya,” tandasnya.
Dalam kegiatan yang mengangkat tagline ”Wartawan Cerdas, Media Waras” Hadir perwakilan Forkopimda Jateng, Ketua KPID Jateng M Aulia Assyahiddin, anggota DPRD Jateng Soetjipto, dan Kadiskominfo Kota Semarang Soenarto.
Hadir juga Kadisbudpar Kota Semarang Wing Wiyarso, Rektor USM Dr Supari ST MT, anggota pembina Yayasan Alumni Undip Ir Soeharsojo IPU, Ketua Komisi Fatwa MUI Jateng Dr KH Fadlolan Musyaffa’ Lc MA, Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Jateng Sri Mulyadi, para wartawan senior, ibu-ibu anggota IKWI (Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia), jajaran pengurus PWI. Selain itu juga perwakilan mitra kerja dari PLN, Pertamina, Bank Indonesia, Polda Jateng, Kejati Jateng, Polrestabes Semarang, Bulog, Bawaslu, Bank Indonesia, dan manajemen beberapa hotel.
Wali Kota Semarang Hevarita Gunaryanti Rahayu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kominfo Kota Semarang Soenarto mengajak insan pers mengambil spirit perjuangan agar pers terus berkembang.
Mbak Ita, sapaan akrabnya, menilai, dinamika permasalahan pers sekarang adalah tentang berita hoaks dan ujaran kebencian, terlebih menjelang 2024 yang menjadi tahun politik.
“Maka dalam peringatan Hari Pers Nasional ini mari kita manfaatkan sebagai momentum untuk bersama-sama berkomitmen ngadhemke (mendinginkan/menyejukkan) masyarakat lewat berita-berita yang positif, informatif, dan membangun spirit masyarakat untuk terus berperan dalam pembangunan,” tambah Ita.
Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS dalam kesempatan ini mengajak insan pers untuk terus meningkatkan reputasi dengan menjadi wartawan yang cerdas dalam bermedia. Wartawan cerdas bukan saja mampu mengedukasi, menimbulkan kemartabatan, tapi mendorong terciptanya sikap respek dari para mitra kerja.
Dia mengapresiasi segala bentuk dukungan dari para mitra. Amir menyatakan, kehadiran para mitra kerja di dalam acara ini, menunjukkan respek dan rasa cinta yang diberikan kepada wartawan dan PWI.
“Respek yang diberikan para mitra kerja ini adalah bukti PWI dan wartawan dihargai dan disayangi,” kata Amir Machmud NS.
Menurut Amir, rasa cinta itu pengikat dan komitmen. “Tidak terbatas hanya dalam hubungan profesi, tetapi juga hubungan personal yang terjalin baik. Tanpa respek, permartabatan tidak akan tercapai,” tambahnya. (***)
