Ekonomi BisnisApindo: SDM Masih Jadi Tantangan Besar Revolusi Industri 4.0

Apindo: SDM Masih Jadi Tantangan Besar Revolusi Industri 4.0

-

- Advertisment -spot_img
Para pekerja di pabrik garmen PT Sandang Asia Maju Abadi di Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Semarang, Rabu (22/5/19).

SEMARANG – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang mengungkapkan peningkatan Sumber Daya Manusia masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah. Pasalnya, saat ini masih banyak tenaga kerja yang memiliki SDM rendah.

Ketua Apindo Kota Semarang, Dedi Mulyadi mengatakan, revolusi industri 4.0 mau tidak mau harus dihadapi dengan menyiapkan berbagai hal, terutama SDM terampil agar tetap bisa bersaing dengan perkembangan teknologi yang kian masif.

“Sekarang yang dibutuhkan SDM yang punya skill, SDM terampil sehingga siap pakai di bidang masing-masing. Kerja tidak perlu ijazah, tunjukkan skill dan terbukti bisa langsung diterima,” kata Dedi, Rabu (22/5/19).

Disebutnya, ketika SDM tenaga kerja belum bisa meningkat, mereka akan tergilas oleh teknologi sehingga terjadi kebingungan mau diarahkan ke mana tenaga manusia yang tidak berkerja tersebut.

Di sisi lain, lanjutnya saat ini pengusaha juga bingung dengan tanggungan perusahaan yang harus membayar kewajiban atas tenaga kerja yang dimiliki mulai UMK yang tinggi, biaya BPJS Ketenagakerjaan, dana pensiun hingga ada biaya KPR.

Dikatakan, meski tenaga kerja sekarang makin mahal, namun daya saingnya berkurang. Tenaga kerja kini banyak yang enggan lembur lantaran ada masa lelah dalam bekerja. Hal itu, kata dia berbanding terbalik dengan mesin yang bisa bekerja hingga 24 jam.

“Kalau pakai mesin lebih presisi, bisa bekerja 24 jam. Orang sekarang sudah tidak mau lembur, kerena lelah,” ucapnya.

Dikatakan, keberpihakan pemerintah terhadap perkembangan dunia usaha di Semarang dan Jawa Tengah harus benar-benar ada sehingga industri di wilayah ini dapat berkembang.

“Perlu satu komitmen stakeholder jalan bareng-bareng, tidak bisa berjalan sendiri Industri, harus dengan pemerintah,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Derma 9 Rambah Pasar Skincare, Bisa Gabung Jadi Agen dan Reseller

SEMARANG - Klinik kecantikan Derma 9 serius menggarap pasar skincare untuk memberikan produk perawatan kecantikan yang terbaik. Derma 9 telah...

Springbed Kesehatan Makin Diminati Konsumen di Semarang

SEMARANG - Kasur springbed kesehatan untuk tulang belakang makin diminati oleh konsumen di Semarang, Jawa Tengah selama tahun 2021. Banyak...

Polri dan Pertamina Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Cilacap Rugikan Negara Rp 49 Miliar

SEMARANG - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bersama Pertamina membongkar penyalahgunaan dan penimbunan BBM...

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 yang merupakan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gunakan Bahan Plastik Mudah Terurai Jaga Lingkungan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan terus mendukung pemerintah untuk menggunakan bahan plastik yang ramah lingkungan untuk segala keperluan. Hotel Santika...

Musda XV HIPMI Jateng: Dua Calon Ketua Umum Janji Siap Kolaborasi dan Sinergi

SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah ke XV segera digelar pada 28 -...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda