KeuanganApresiasi Wajib Pajak, Kanwil DJP Jateng I Gelar Bincang...

Apresiasi Wajib Pajak, Kanwil DJP Jateng I Gelar Bincang Pajak Sembari Anjangsana

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG- Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah (Jateng) I menyelenggarakan Kegiatan Tax Gathering Wajib Pajak BIJAKSANA (Bincang Pajak Sembari Anjangsana) di Rama Shinta Ballroom Hotel Patra dan Convention Center Semarang, Kamis (15/11).

BIJAKSANA merupakan kegiatan Tax Gathering sekaligus Apresiasi Wajib Pajak loyal dan patuh di lingkungan Kanwil DJP Jateng I. Bertujuan sebagai ajang anjangsana dan silaturahmi antara Wajib Pajak dengan Kantor Pajak.

Dengan mengangkat tema batik nusantara sebagai konsep acara, BIJAKSANA tidak saja dikemas untuk menyampaikan isu terkini perpajakan, tetapi juga menonjolkan karya seni budaya tradisi lokal yang kental.

Kepala Kanwil DJP Jateng I, Irawan, mengatakan, dari konsep Batik Nusantara yang diusung memiliki sebuah pesan yang bisa dipahami. Kata batik merupakan rangkaian dari kata Mbat yang dalam bahasa Jawa berarti ngembat atau melempar, dan tik yang berasal dari kata titik. Sehingga membatik berarti melempar titik-titik berkali-kali pada selembar kain.

“Rasanya boleh, jika saya mengatakan bahwa membatik serupa dengan membayar pajak. Setitik-setitik atau titik demi titik untuk membentuk pola yang indah, sementara membayar pajak sethithik-sethithik atau sedikit-sedikit yang dikumpulkan akan menjadi banyak. Pola besar atau pola kecil berharmonisasi menjadi guratan motif yang filosofis, demikian pula besar atau kecilnya jumlah pembayaran pajak pastilah berkontribusi berarti pada penerimaan negara,” ujarnya.

Staff Ahli Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo menyampaikan bahwa saat ini DJP sedang melakukan Reformasi Perpajakan yang tujuannya untuk terus menyempurnakan pelayanan kepada Wajib Pajak.

Dalam Kegiatan ini juga Kanwil DJP Jateng I memberikan Apresiasi kepada 12 Wajib Pajak dengan Kategori Wajib Pajak UMKM Inspiratif Tahun Pajak 2017, Kategori Wajib Pajak Badan Menengah dan Patuh Segmentasi Omzet Diantara 100 Milyar s.d. 500 Milyar dengan Jumlah Kontribusi Pembayaran Terbesar Tahun Pajak 2017.

Kategori Wajib Pajak Badan Besar dan Patuh pada KPP Pratama Segmentasi Omzet Di atas 100 Milyar dengan Jumlah Kontribusi Pembayaran Terbesar Tahun Pajak 2017, dan Kategori Wajib Pajak Badan Besar dan Patuh Segmentasi Omzet Diatas 500 Milyar dengan Kontribusi Pembayaran Terbesar Tahun Pajak 2017. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Pameran Property Expo Semarang Cetak Transaksi Rp 28 Miliar

SEMARANG - Pameran Property Expo Semarang mendapatkan hasil menggembirakan bagi para pengembang di awal tahun 2022. Pemeran perdana yang digelar...

GTSI Kembali Dikontrak BP Berau Ltd.

JAKARTA– PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) melalui salah satu anak perusahaannya PT Hikmah Sarana Bahari (HSB) berhasil mendapatkan kepercayaan...

Empal Krispi Sajian Baru Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan kembali mengeluarkan special menu di awal tahun 2022 ini. Menu ini sangat cocok untuk...

Smartfren Hadirkan Unlimited Terbaru, No Drama No Ribet dengan Promo Dua Kali Lebih Besar

JAKARTA –  Selaras dengan kebutuhan generasi masa kini  yang selalu keep connected ke internet, maka di awal tahun ini...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pertamina Tegaskan WA Undian Berhadiah HOAX

SEMARANG- PT Pertamina (Persero) menegaskan, pesan berantai yang beredar melalui sejumlah saluran media seperti Whatsapp terkait undian berhadiah...

25 Konsumen Pertama di Kota Semarang Terima Honda All New BR-V

SEMARANG- Mengawali tahun 2022, Honda Semarang Center melakukan penyerahan perdana secara simbolik 25 unit All New Honda BR-V kepada...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda