Ekonomi BisnisBI: Perlindungan Konsumen Jadi Alasan Utama Pelarangan Bitcoin

BI: Perlindungan Konsumen Jadi Alasan Utama Pelarangan Bitcoin

-

- Advertisment -spot_img

DISKUSI- Suasana diskusi Round Table Discussion (RTD) Digital Economi, Tantangan dan Peluang dari Sisi Regulasi, Ekonomi, Sosial dan Budaya serta Teknologi, dan Sosialisasi Pengelolaan PSBI, yang digelar Bank Indonesia di Gedung KPWBI Provinsi Jawa Tengah, Kamis (5/4).

SEMARANG- Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan, pemerintah Indonesia melarang penggunaan mata uang virtual currency termasuk bitcoin sebagai alat transaksi. Pasalnya, tidak ada unsur perlindungan bagi konsumen terkait resiko yang kemungkinan dapat terjadi.

Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ida Nuryanti mengatakan, nilai Bitcoin yang bisa berubah-ubah, sarat akan terjadinya spekulasi. Ditambah tidak adanya otoritas yang bertanggung jawab, menjadikannya sangat beresiko bagi konsumen.

“Kita kasih tau masyarakat, virtual currency, khususnya Bitcoin, bukan pembayaran yang sah. Kita ingin masyarakat tahu, Bitcoin risikonya besar,” kata Ida, Kamis (5/4).

Dijelaskan, dalam sistem transaksi pembayaran semua harus jelas, mulai dari adanya transaksi, clearing, dan sattlement, sehingga semuanya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Di dalam sistem pembayaran harus jelas, ada transaksi, ada clearing, ada sattlement. Supaya semua bisa dilakukan penyelesaiannya. Ini tidak ada sama sekali,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pelarangan Bitcoin di Indonesia sudah sangat tepat dan memang harus berani melakukan penolakan.

“Kita mau enggak mau harus tegas terhadap ini. Di Bitcoin transaksi untuk siapa dan dari siapa enggak jelas. Bisa jadi terorisme. Dan Aspek hukum, perekonomian, kestabilan, semua harus dihitung, dan harus cepat,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

BMW Astra Roadshow Berikan Penawaran Khusus di Sepuluh Kota

JAKARTA - Sambut bulan Ramadan, BMW Astra berikan berbagai penawaran khusus selama 23 - 25 April 2021 di sepuluh...

XL Axiata Tebar Dividen Rp 339,4 Miliar

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) pada hari ini, Jumat (23/4) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan...

BPOM Sidak Pasar Tradisional di Banyumas

PURWOKERTO- Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Banyumas, Kamis (22/4/2021) mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai pasar tradisional...

Kanwil DJP Jawa Tengah I Optimis Capai Target

SEMARANG - Pada masa new normal, Kanwil DJP Jawa Tengah I mencatat kinerja penerimaan pajak yang relatif menggembirakan....
- Advertisement -spot_imgspot_img

Sambut Lebaran, Bisnis Elektronik Makin Bergairah

*Global Elektronik Gelar Pameran SEMARANG - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan positif pada kuartal III-2021 mendatang. Hal ini dapat dicermati...

Gmedia Hadirkan Geisler Play Home Karaoke

PT. Media Sarana Data (Gmedia) merupakan perusahaan berkembang yang bergerak dibidang teknologi informasi, tidak berhenti untuk terus berinovasi dengan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda