one-stop-property-new

Bulan Dana PMI Pekalongan 2018 Tembus Rp 1 Miliar Lebih

0
one-stop-property-new
Penyerahan bantuan 1 unit mobil ambulan dari Bank Jateng Cabang Kajen kepada PMI Kabupaten Pekalongan.

KAJEN – Bulan dana PMI Kabupaten Pekalongan tahun 2018 tembus Rp 1 miliar lebih atau tepatnya Rp 1.063.087.100.

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dalam sambutannya menerangkan, memiliki impian Rp 1 miliar capaian pada bulan dana PMI.

“Dulu hanya mimpi tapi sekarang terbukti dan bisa mendapat Rp 1 miliar lebih bahkan kini menjadi tren,” jelasnya saat menutup secara resmi Bulan Dana PMI 2018 di ruang rapat Bupati Pekalongan, Kamis (21/2) siang.

Walaupun capaian tersebut terwujut pihaknya berharap nominal bulan dana PMI bisa ditingkatkan tahun mendatang.

“Jika dihitung ASN di Kabupaten Pekalongan mencapai 8.535 belum ditambah palaku dunia usaha, potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian bulan dana PMI mendatang,” katanya.

Bupati meminta bulan dana PMI dimaknai dari sisi spiritualitas agar lebih bermakna, pasalnya perbedaan agama, suku atau ras tidak menjadi kendala untuk memberi kontribusi pada bidang kemanusiaan.

“Selama ini bulan dana PMI dipandang sebagai hal yang kurang bermakna karena kurangnya pemahaman akan makna salin menolong dalam dalam bidang kemanusiaan, penyadaran tersebut harus terus dilakukan,” ujarnya.

Asip menambahkan trobosan wajib dilakukan guna meningkatkan capaian bulan dana PMI untuk kemanusiaan.

“Tahun mendatang saya berharap seluruh dinas yang ada serta kecamatan bisa lebih berkontribusi dalam bidang kemanusiaan dan capaian bulan dana PMI,” tambahnya.

Pada penutupan bulan dana PMI tahun 2018, juga diserahkan bantuan 1 unit mobil ambulan dari Bank Jateng Cabang Kajen kepada PMI Kabupaten Pekalongan. Diserahkan oleh Direktur Bank Jateng Cabang Kajen – Sulton Syarif kepada Ketua PMI Kabupaten Pekalongan yang sekaligus Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti, disaksikan Bupati dan seluruh tamu undangan. (ZP/06)

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan