Ekonomi BisnisDKP-SAFE Seas Teken Kerja Sama Lindungi Awak Kapal Perikanan...

DKP-SAFE Seas Teken Kerja Sama Lindungi Awak Kapal Perikanan di Jateng

-

- Advertisment -spot_img
Kepala DKP Provinsi Jateng Fendiawan Tiskiantoro (kanan) dan SAFE Seas Project Director Nono Sumarsono di kantor DKP Jateng, Semarang, Selasa.

SEMARANG – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Safeguarding Against anda Addressing Fishers Exploitation at Sea menandatangani kerja sama dalam bidang perlindungan bagi awak kapal perikanan di wilayah setempat.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Kepala DKP Provinsi Jateng Fendiawan Tiskiantoro dan SAFE Seas Project Director Nono Sumarsono di kantor DKP Jateng, Semarang, Selasa.

Menurut Fendiawan, kerja sama ini penting sebagai upaya bersama agar para awak kapal perikanan dan nelayan di Jateng bisa lebih terlindungi karena pekerjaan di laut itu penuh dengan risiko.

“Kami menyambut baik kerja sama dengan SAFE Seas untuk meningkatkan nilai tawar dari nelayan sehingga mereka biaa lebih sejahtera,” katanya.

Ia mengungkapkan, dari total 171 ribu lebih nelayan di Jateng, baru sekitar 30 persen yang terlindungi oleh pemerintah, termasuk pembayaran BPJS.

“Kami mendorong semua nelayan bisa terlindungi dan mendapatkan hak-haknya selama bekerja di laut, pemerintah sangat mendukung upaya ini,” ujarnya.

Sementara itu, Nono menjelaskan bahwa pada umumnya awak kapal perikanan di Indonesia selalu menjadi korban eksploitasi yang bisa dicegah melalui beberapa hal dan melibatkan sejumlah pihak terkait.

Ia menyebut setiap orang yang bekerja, termasuk awak kapal perikanan harus mempunyai dasar terkait dengan pembayaran serta hak-hak yang harus diterima.

“Karena tidak ada standar sehingga yang terjadi adalah eksploitatif sifatnya dan pemerintah punya kewajiban untuk membuat standarisasi di dalam negeri bagi para awak kapal perikanan,” katanya.

Ia berharap regulasi antarkementerian dan lembaga mengenai perlindungan awak kapal perikanan di Indonesia dapat segera terharmonisasi dengan baik.

“Ketika awak kapal perikanan tidak punya kontrak kerja, tidak tahu digaji berapa, tidak dijamin asuransi, siapa yang akan menanggung kalau terjadi apa-apa saat bekerja di laut,” ujarnya.

Sebagai upaya memberikan jaminan perlindungan, SAFE Seas juga mendorong para awak kapal perikanan dan nelayan untuk berserikat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

ARTUGO Luncurkan Peranti Dapur Dengan Spesifikasi Istimewa

*Dukung Wirausaha Pemula TANGERANG- Diujung semester pertama tahun 2021, ARTUGO kembali meluncurkan sederet peranti dapur terbarunya. Tak tanggung – tanggung,...

Pertamina Berbagi Berkah Bulan Ramadhan

*Bantu Sarana Prasarana Panti Asuhan di Jateng-DIY SEMARANG– Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah menjalankan program...

Lebaran di Pekalongan Aja Menginap di Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Lebaran Sebentar lagi. Hari yang di identikan dengan kemenangan umat muslim di seluruh dunia yang selalu di...

Pertamina Siagakan Agen dan Pangkalan LPG

*Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H SEMARANG– Menyambut Idul Fitri 1442 H, Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah menetapkan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

PLN Berikan Bantuan Listrik Gratis di Jawa Tengah

SEMARANG - PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Jawa Tengah. Bantuan...

Pakai Smartfren di Realme C21 Ada Bonus Kuota 384 GB Hingga Hadiah Smart TV

JAKARTA - Smartfren kembali menghadirkan paket bundling terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kali ini pelanggan yang membeli smartphone Realme...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda