Ekonomi BisnisDPMPTSP Jateng Sudah Terbitkan 7.516 Izin Usaha Hingga September...

DPMPTSP Jateng Sudah Terbitkan 7.516 Izin Usaha Hingga September 2018

-

- Advertisment -spot_img

Kepala DPMTSP Jateng, Prasetyo Ari Wibowo saat memberi keterangan pada media, Selasa (9/10).

SEMARANG- Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah telah menerbitkan sebanyak 7.516 sertifikat perizinan sampai akhir September 2018. Angka ini cukup banyak seiring dengan geliat ekonomi di Jawa Tengah yang terus mengalami tren positif.

Adapun, sampai triwulan ke II Investasi di Jateng mencapai Rp 27,6 triliun, capaian ini cukup berhasil dari target yang telah ditetapkan yakni Rp 24 triliun.

Kepala DPMTSP Jateng, Prasetyo Ari Wibowo mengatakan, banyaknya investasi yang masuk di Jateng saat ini, karena para pemilik modal lebih cermat untuk mendirikan usaha. Pasalnya, Jawa Tengah mempunyai lahan industri yang luas serta upah kompetitif sehingga menarik untuk investor.

“Investasi di Jawa Tengah memang sedang tumbuh positif. Ini seiring dengan kemudahan perizinan yang diberlakukan oleh pemerintah sehingga banyak investor masuk ke Jawa Tengah,” kata Prasetyo Selasa (9/10).

Dikatakan, sektor energi masih menjadi primadona industri di Jawa Tengah. Sementara tekstil dan bahan kimia juga memberikan andil cukup besar untuk industri baik yang berasal dari Pemilik Modal Asing (PMA) maupun Pemilik Modal Dalam Negeri (PMDN).

Disisi lain, dari data DPMPTSP jumlah total tenaga kerja baru di Jateng saat ini mencapai 67.333 pada triwulan II. Sementara untuk tenaga kerja baru sepanjang 2017 mencapai 129.000 tenaga kerja.

“Seiring dengan tumbuhnya investasi di Jateng berimbas dengan munculnya tenaga kerja baru, sehingga hal ini cukup positif sehingga mengurangi angka penganguran,” ujarnya.

Kendati demikian, investasi di Jateng masih memiliki beberapa kendala seperti investor masih belum bisa memilih potensi yang bagus untuk industri, kurangnya publikasi dan adanya sengketa.

“Beberapa masalah sedang kami godog untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi, sehingga kedepannya pelayanan perizinan bisa lebih baik lagi,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Kominfo Bersama Smartfren Gelar Uji Coba Teknologi 5G Tahap Kedua

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Smartfren menggelar pengujian 5G tahap kedua. Uji coba teknologi...

Asrama BPSDMD Jateng Dibuka Penuh Untuk Isolasi Terpusat

SEMARANG – Komplek Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah kembali dioptimalkan untuk dijadikan tempat isolasi...

Jateng Valley Mulai Dikerjakan

UNGARAN  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengembang Jateng Valley mengelola pembangunan yang berorientasi lingkungan. Selain itu, Ganjar...

XL Axiata Kebut Vaksinasi Karyawan dan Keluarganya

*Total 75% Karyawan Sudah Vaksin JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) secara bertahap terus melakukan vaksinasi kepada karyawan. Kini...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Whatsapp Akhirnya Batalkan Kebijakan Baru Tentang Privasi

TERKAIT berbagai isu keamanan dan privasi yang sedang ramai belakangan ini, Masyarakat sempat dibuat “kebingungan” salah satunya ketika Whatsapp...

Covid Menggila, Penjualan Rumah Anjlog

SEMARANG - Meledaknya jumlah kasus covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Kudus, Semarang, Demak, Purwodadi dan daerah...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda