Ekonomi BisnisDPRD Minta Pemprov Jateng Perhatikan Petani Bawang Merah di...

DPRD Minta Pemprov Jateng Perhatikan Petani Bawang Merah di Brebes

-

- Advertisment -spot_img

Petani di Brebes tengah memanen bawang merah/istimewa.

SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah agar memperhatikan nasib petani bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Ketua Komisi B DPRD Jateng, M Chamim Irfani, mendorong pemerintah provinsi untuk terus mengalokasikan bantuan stimulan berupa penyediaan bibit kepada petani bawang merah. Tidak berhenti pada bibit saja, menjaga harga bawang merah tidak turun juga turut menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Brebes menjadi salah satu daerah penghasil bawang merah untuk tingkat nasional. Namun demikian, daerah pantura yang ada di ujung barat Provinsi Jateng itu menjadi daerah termiskin. Karena itu perlu perhatian serius,” ujar Chamim sebagaimana dalam keterangan tertulis, Senin (1/4/19).

Menanggapi hal itu, Kepala Perum Bulog Sub Divre IV Pekalongan Rasiwan mengatakan, produksi bawang merah di Brebes meningkat seiring adanya sistem pengondisian udara (controlling atmosphere storage/CAS) di kompleks Pergudangan Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes.

Sarana penyimpanan bawang merah tersebut memiliki luas tanah 7.830 m2 dan luas bangunan 3.686,81 m2.

“Pembangunan penyimpanan bawang dengan system CAS turut membantu kegiatan operasional Bulog dalam hal sarana penyimpanan produk pertanian yang memadai, khususnya komoditas penyimpanan bawang merah, dan komoditas lainnya seperti bawang putih, cabai, buah, dan sayur,” katanya.

Dengan adanya pembangunan gudang bawang sistem CAS ini, pihaknya berharap dapat menjadi nilai tambah bagi stakeholder Bulog yakni pelaku usaha khususnya petani bawang merah.

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng, Messy Widiastuti MARS menambahkan, keterlibatan Gudang Bulog ini membantu produksi bawang merah petani. Ditambah Perum Bulog sudah meresmikan gudang menyimpanan bawang dengan menggunakan teknologi CAS.

Dia berharap, penyimpanan bawang merah dengan metode ini diharapkan bisa dioptimalkan. Sehingga dampak postifnya ke petani bawang merah di Kabupaten Brebes.

“Jika Perum Bulog mengoptimalkan alat penyimpanan bawang merah menggunakan metode CAS ini maka petani lebih bergairah dalam menanam bawang dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta angka kemiskinan di Kabupaten Brebes bisa turun,” ucap legislator PDIP itu. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN UP2D Garap Pemeliharaan Kubikel GI Mranggen

SEMARANG- PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan DIY, pada Minggu (21/11/2021) telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin...

BCA Hadirkan Bakti Sosial Operasi Katarak Bersama Perdami

PURWOKERTO, 27 November 2021 – Katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan bagi indera penglihatan yang dapat diderita siapa saja....

DPD MKGR Jawa Tengah Dukung Airlangga Hartarto Jadi Presiden

SEMARANG - Pelantikan Pengurus DPD Ormas MKGR Jawa Tengah digelar di Ballroom Hotel Santika Kota Semarang, Sabtu (27/11/2021). Sebelumnya, Musda...

SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart

JAKARTA - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda